Jumat, 1 Mei 2026

Berita Jateng

Pemkab Wonosobo Bahas Perda Miras, Bukan Dilarang tapi Dikendalikan

pengawasan terhadap peredaran minuman keras dan penggunaan petasan perlu diperketat agar tidak mengganggu ketenangan masyarakat

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Dok: Polres Cianjur
Ilustrasi minuman keras 


“Memang tidak dilarang tapi kita harus mengendalikan agar penggunaan miras itu terpantau, syukur tidak ada yang menggunakan,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan agar penggunaan miras tidak menyasar kelompok rentan seperti anak-anak.


Pembahasan perda tersebut, lanjutnya, telah mendekati tahap akhir.


“Tadi sedang di tingkat pansus mungkin hari ini jadwal terakhir tapi saya akan coba baca dulu sebelum memberikan persetujuan kepada Pak Bupati agar perdanya lebih antisipatif ke depan,” ujarnya.


Selain keamanan, faktor cuaca turut menjadi perhatian. Intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memicu bencana.


“Musimnya masih hujan, tinggi intensitasnya sehingga Pak Kapolres mengimbau agar nanti pas bulan puasa jangan sampai ada bencana,” jelasnya.


Ia pun mengungkapkan rasa syukur karena hingga kini wilayah Wonosobo relatif aman.


“Alhamdulilah wonosobo masih dilindungi Allah sehingga terhindar dari bencana," imbuhnya.


Andang juga membahas persoalan parkir liar yang masih ditemukan di sejumlah titik.


Pemerintah daerah menilai potensi persoalan tersebut bisa meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat selama bulan puasa.


Ramadan biasanya diikuti peningkatan mobilitas warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa, salat tarawih, hingga aktivitas belanja kebutuhan harian. 


Kepadatan kendaraan di sejumlah titik berisiko memicu gesekan apabila tidak diatur dengan baik.


“Ternyata masih ada parkir liar sehingga menimbulkan gesekan sampai pada berujung diselesaikan di tingkat Pengadilan,” kata Andang.

Baca juga: Apa Itu Jalan Nordik, Tren Olahraga Lansia yang Konon Cegah Kepikunan


Penataan dinilai penting agar tidak memicu konflik, terlebih saat aktivitas masyarakat meningkat selama Ramadan.


Terkait potensi perbedaan penetapan awal Ramadan, Andang mengajak masyarakat untuk saling menghormati.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved