Berita Jateng
Mal Terbesar di Indonesia Bakal Dibangun di Kawasan Sesar Aktif Semarang
Mal dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah itu ditargetkan beroperasi tahun 2029
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Ia hanya menegaskan, tanah gerak secara alamiah akan menstabilkan diri apabila kestabilannya terganggu.
Hal itu juga perlu indikator penyebab lainnya seperti kontur kelerengan tanah dan struktur bantuan yang ada di bawahnya.
"faktor-faktor eksternal lainnya yakni curah hujannya tinggi atau tidak dan sistem drainase yang ada di atas tanah tersebut," ujarnya.
Agus menambahkan, masyarakat yang sudah mengetahui potensi tanah gerak di kota Semarang sebaiknya menghindari proses pembangunan di atas tanah tersebut.
"Perlu ada antisipasi atas potensi yang mengancam saat kita ketahui di daerah situ memiliki potensi ancaman terhadap rencana kegiatan kita. Kalau bisa dihindari," tambahnya. (Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/plaza-simpanglima-semarang-g.jpg)