Kamis, 28 Mei 2026

Berita Jateng

Nelayan Hilang di Sungai Sambong Batang Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi jasad nelayan kru Kapal “KM. Tunggu Pangestu”  yang hanyut dan tenggelam

Tayang:
Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
Basarnas Kantor SAR Semarang beserta tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad nelayan kru Kapal “KM. Tunggu Pangestu”  yang hanyut dan tenggelam di sungai Sambong Batang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Basarnas Kantor SAR Semarang beserta tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad nelayan kru Kapal “KM. Tunggu Pangestu”  yang hanyut dan tenggelam di sungai Sambong Batang.

Korban bernama Eko Kudiran (32) ditemukan pada selasa (10/2/26) siang sudah dalam keadaan meninggal dunia, terapung di tengah laut di jarak 2 mil dari lokasi kejadian.
 
“Kami terima info dari nelayan sekitar bahwa mereka melihat ada mayat terapung dan segera menghubungi tim yang sedang melakukan pencarian, itu sekitar pukul setengah tiga”ujar Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.

Tim yang sedang melakukan pencarian segera menuju ke lokasi terlihatnya korban. Namun karena jasad korban tidak diamankan oleh nelayan yang menemukan sebelumnya, saat tim tiba di lokasi, tubuh korban sudah bergeser dan hilang kembali.

“Tim sempat melakukan pencarian lagi karena korban sudah bergeser dari lokasi awal nelayan tersebut melihat. Butuh dua jam bagi tim untuk melakukan pencarian dan alhamdulillah korban akhirnya berhasil ditemukan kembali” imbuh Budiono.

Setelah berhasil ditemukan kembali, kemudian tim mengevakuasinya menuju ke pantai. Sekira pukul 17.50 WIB tim tiba di pantai dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kalisari Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi SAR ini sehingga korban bisa cepat ditemukan” pungkas Budiono.

Baca juga: Dobel Perizinan Agen Perekrut Awak Kapal Perikanan Migran Jateng Jadi Polemik

Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan Kelurahan Ujung Kulon Kandeman Batang hilang tenggelam saat hendak memeriksa baling-baling kapal yang tidak memutar akibat kerusakan mesin.

Korban memeriksa dengan cara menyelam ke bawah kapal dengan menggunakan alat selam tradisional. Namun oleh rekan korban, Subandriyo, yang juga ada di lokasi, korban tidak muncul-muncul ke permukaan. 

Karena curiga, saksi memutuskan terjun ke air untuk memeriksa dan melihat korban sudah terjepit di antara baling-baling kapal. Melihat rekannya terjepit, saksi kemudian segera naik ke permukaan dan ke ruang kemudi untuk memutar kemudi dengan tujuan agar rekannya itu terbebas dari jepitan baling-baling.

Nahas, korban yang terlepas dari jepitan baling-baling justru terseret arus air dan menghilang. Saksi sempat melihat rekannya hanyut dan berusaha menolong namun korban  tenggelam dan menghilang.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved