KPK OTT Bupati Pati
Plt Bupati Pati Diperiksa KPK Terkait Kasus Sudewo, Dicecar 1,5 Jam di Mapolda Jateng
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra turut diperiksa KPK terkait kasus yang menjerat Bupati Pati Sudewo. Chandra diperiksa 1,5 jam di Mapolda Jateng.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- KPK memeriksa Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra terkait kasus dugaan pemerasan pengisian perangkat desa yang menyeret Bupati Pati Sudewo.
- Chandra mengaku diperiksa di Mapolda Jateng selama 1,5 jam.
- Chandra mengaku ditanya terkait sejauh mana perangkat daerah memahami situasi yang terjadi dan dugaan keterkaitan dengan dana desa.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra di Mapolda Jateng Semarang, Rabu (4/2/2026).
Chandra diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo.
Chandra mengaku diperiksa sebagai saksi selama kurang lebih 1,5 jam, mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
"Semua yang dipanggil, wajib datang. Saya sendiri juga tadi barusan dipanggil, saya juga datang."
"Adapun pertanyaan-pertanyaan (penyidik), yang saya tahu, ya saya bilang tahu, yang tidak tahu, saya bilang tidak tahu," kata Chandra kepada awak media di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu sore.
Baca juga: Kembali ke Pati, KPK Periksa Kades Hingga Ajudan Bupati Pati Soal Pemerasan Calon Perangkat Desa
Dalam keterangannya, Chandra menjelaskan bahwa pertanyaan penyidik berfokus pada sejauh mana perangkat daerah memahami situasi yang terjadi.
Saat ditanya mengenai dugaan keterkaitan dengan dana desa, ia secara singkat menyatakan ketidaktahuannya.
Selama proses pemeriksaan, Chandra mengaku tidak bertemu dengan para camat yang kabarnya juga mendapatkan undangan serupa dari penyidik KPK sejak Selasa (3/2/2026).
Dia mengaku sempat bertemu staf dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades).
Ia pun menegaskan kesiapannya jika sewaktu-waktu dipanggil dan dibutuhkan keterangan tambahan.
Fokus Tangani Banjir
Ditanya apakah ada rencana menjenguk Sudewo yang saat ini telah dijadikan tersangka oleh KPK, Chandra mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum bisa melakukan kunjungan tersebut.
Baca juga: Gerindra Belum Pecat Bupati Pati Sudewo Usai Kena OTT KPK
Selain karena akses komunikasi yang masih tertutup, ia sedang mencurahkan perhatian penuh pada penanganan banjir di Pati.
"Saya masih konsen masalah banjir karena tahu sendirilah kita, Pati ini termasuk risiko bencana nomor dua di Jawa Tengah," jelas Chandra.
Ia menambahkan, meskipun beberapa akses jalan di desa-desa terdampak masih tergenang air, kondisi secara umum sudah membaik dan masyarakat mulai dapat beraktivitas secara normal. (*)
| Tiga Calon Perangkat Desa Pati Diperiksa KPK, Dicecar Soal Proses Penyerahan Uang ke Bupati Sudewo |
|
|---|
| Kembali ke Pati, KPK Periksa Kades Hingga Ajudan Bupati Pati Soal Pemerasan Calon Perangkat Desa |
|
|---|
| BREAKING NEWS: KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati |
|
|---|
| Jadi Plt Bupati Pati, Ini Pesan Wagub Jateng Taj Yasin kepada Risma Ardhi Chandra! |
|
|---|
| Calon Perangkat Desa di Pati Diminta Tak Takut Lapor Pemerasan Bupati Sudewo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/03102025-wakil-bupati-pati-risma-ardhi-chandra.jpg)