Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Jepara

Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Dalam Bus, Perjalanan dari Jakarta

Warga Jepara ditemukan meninggal di dalam bus. Saat kejadian, korban dalam perjalanan dari Jakarta menuju Jepara.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Polsek Tahunan
EVAKUASI KORBAN - Polisi dari Polsek Tahunan Jepara saat mengevakuasi warga Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara, ke RS Kartini Jepara, Senin (2/2/2026) dini hari. Korban meninggal di dalam bus saat perjalanan dari Jakarta-Jepara. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Jepara ditemukan meninggal di dalam bus, Senin dini hari.
  • Saat kejadian, korban dalam perjalanan dari Jakarta ke Jepara.
  • Hasil pemeriksaan tak didapat tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Maftuhin (48), warga Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal di dalam bus, Senin (2/2/2026) dini hari.

Maftuhin merupakan penumpang Bus Kalingga Jaya bernomor polisi B 7828 IZ yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Jepara.

Informasi yang didapat, bus berangkat dari Pasar Induk Jakarta ke Jepara pada Minggu (1/2/2026) sore, sekiranya pukul 16.00 WIB.

Bus sempat berhenti untuk istirahat, pukul 21.00 WIB, di sebuah rumah makan di Subah, Kabupaten Batang.

Namun, saat itu, korban tidak turun dari bus. 

Baca juga: Setelah Pencarian 6 Jam, Dul Rohman Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sungai Jlegong Jepara

Bus kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Jepara.

Saat tiba di Terminal Pecangaan Jepara, sekira pukul 03.30 WIB, Senin dini hari, korban dibangunkan penumpang lain.

Tetapi, korban yang disangka tertidur tidak bergerak, malah tubuh korban terasa dingin.

Lantaran tak ada respon, awak bus melaporkan kejadian penumpang meninggal di dalam bus ini ke Polsek Tahunan.

Kapolsek Tahunan AKP Ginyono menyampaikan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kartini Jepara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kata dia, hasil visum tenaga medis mengungkap, korban diperkirakan sudah meninggal 4 jam sebelum ditemukan tidak bergerak.

Baca juga: 54 Rumah Warga Jepara Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Perbaikan Gunakan Bantuan Pemkab dan Pihak Ketiga

Hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda dugaan kekerasan pada tubuh korban.

"Jenazah korban selanjutnya diserahkan ke keluarga," terangnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat memastikan kondisi tubuh mereka fit sebelum melakukan perjalanan atau bepergian. 

Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan kejadian-kejadian tak terduga yang berpotensi datang sewaktu-waktu. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved