Berita Kudus
Dahsyatnya Arus Sungai Setro Kudus, Mobil Warga pun Hanyut Terseret
Siswanto menjelaskan, saat peristiwa tersebut terjadi, debit air di Sungai Setro meningkat seiring dengan guyuran hujan deras.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Satu mobil milik warga Dukuh Ngrandu, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus hanyut terseret arung Sungai Setro, Minggu (11/1/2026)
- Mobil Grand Livina berpelat K 1609 GB tersebut merupakan milik Syuaib warga RT 5 RW 6 Dukuh Ngrandu, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
- Saat peristiwa tersebut terjadi, debit air di Sungai Setro meningkat seiring dengan guyuran hujan deras.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Mobil Grand Livina berwarna silvermilik warga Dukuh Ngrandu, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus hanyut terseret arung Sungai Setro, Minggu (11/1/2026).
Mobil Grand Livina berpelat K 1609 GB tersebut merupakan milik Syuaib warga RT 5 RW 6 Dukuh Ngrandu, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Persitiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Gebog AKP Siswanto saat dikonfirmasi.
“Benar, mobil tersebut terseret arus Sungai Setro,” kata Siswanto.
Siswanto menjelaskan, saat peristiwa tersebut terjadi, debit air di Sungai Setro meningkat seiring dengan guyuran hujan deras.
Sementara kediaman Syuaib pemilik mobil tersebut berada di sebelah sungai tersebut.
Baca juga: Terjepit Tembok saat Longsor Terjadi Desa Menawan Kudus, Sriyatun Tewas saat akan Ambil Tas
Sebelum peristiwa terseretnya mobil oleh arus sungai, kata Siswanto, pemilik mobil sedang berada di dalam rumah bersama sang istri. Syuaib tersadar saat terdengar suara gemuruh. Dia melihat keluar ternyata suara gemuruh tersebut karena sungai yang ada di samping rumahnya debitnya meningkat.
“Pada waktu itu kendaraan korban berada di halaman depan rumah dengan posisi terparkir, tiba-tiba aliran Sungai Setro meluap hingga menggenangi ke dalam rumah korban setinggi 1 meter dan menghanyutkan mobil milik warga tersebut,” kata Siswanto.
Melihat mobilnya hanyut, lanjutnya, Syuaib bersama istrinya berusaha untuk membuka pintu mobil dan berusaha menyelamatkan. Namun sayang, upaya mengamankan mobil dari derasnya arus sungai tidak berhasil. Mobil pun raib ditelan derasnya aliran Sungai Setro.
“Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp 90 juta. Dan tidak ada korban jiwa,” kata Siswanto. (goz)
Baca juga: Kisah 2 Bidan Tolong Ibu Melahirkan di Desa Tempur, Jalan Kaki 3 Jam Penuh Lumpur, Dibayang Longsor
| Perkuat Konten Positif di Medsos, Muhammadiyah Standardisasi Dakwah Digital melalui Sekolah Mubaligh |
|
|---|
| Derbi Ngapak Panas! Persibas Banyumas Bungkam Persibangga |
|
|---|
| Terjepit Tembok saat Longsor Terjadi Desa Menawan Kudus, Sriyatun Tewas saat akan Ambil Tas |
|
|---|
| Profil Desa Bojongsari Kebumen, Gudangnya Perajin Peci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/mobilhanyut-setro.jpg)