Selasa, 28 April 2026

Berita Kudus

Terjepit Tembok saat Longsor Terjadi Desa Menawan Kudus, Sriyatun Tewas saat akan Ambil Tas

Warga yang meninggal bernama Sriyatun. Sebelum kejadian, dia bersama suaminya Nursidi berada di dalam toko.

Penulis: Saiful Masum | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/Saiful Masum
TEWAS AKIBAT LONGSOR - Korban longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Minggu (11/1/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Seorang warga RT 5 RW 5 Kampung Genting Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus meninggal dalam peristiwa longsor, Minggu (11/1/2026).
  • Sriyatun sempat keluar toko, namun belakangan masuk ke dalam toko lagi untuk mengambil tas.
  • "Suara gemuruh batu sudah pada jatuh tapi istri tadinya sudah keluar. Istri masuk lagi (ke toko) untuk ambil tas, belum sampai keluar dari toko, sudah kejadian (longsor)," kata suaminya.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sriyatun, seorang warga RT 5 RW 5 Kampung Genting Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus meninggal dalam peristiwa longsor, Minggu (11/1/2026).

Sriyatun meninggal di lokasi kejadian setelah dinding belakang toko sembako miliknya roboh diterjang material longsor.

Sebelum kejadian, dia bersama suaminya Nursidi berada di dalam toko.

"Sebelum kejadian, kata suaminya sudah ada suara gemuruh batu berjatuhan," ujar warga sekitar, Ahmad Syauqon, saat ditemui di lokasi.

Mendengar ada reruntuhan bebatuan, sang suami dan istri pun keluar dari toko.

Kata Syauqon, Sriyatun sempat keluar toko.

Namun belakangan masuk ke dalam toko lagi untuk mengambil tas.

"Suara gemuruh batu sudah pada jatuh tapi istri tadinya sudah keluar. Istri masuk lagi (ke toko) untuk ambil tas, belum sampai keluar dari toko, sudah kejadian (longsor)," katanya.

Baca juga: Kisah 2 Bidan Tolong Ibu Melahirkan di Desa Tempur, Jalan Kaki 3 Jam Penuh Lumpur, Dibayang Longsor

Dia menyaksikan Sriyatun sudah dalam posisi terjepit dalam keadaan berdiri.

"Bagian belakang tubuhnya terjepit tembok. Bagia depan tubuhnya terjepit kusen pintu," katanya.

Syauqon tidak bisa berbuat banyak. Dia bersama dua tetangganya sudah berusaha menolong korban. Namun sayang, korban sudah terlanjur meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Tadi mau dibawa ke rumah sakit tapi sayang nyawanya tidak tertolong," kata dia.

Pantauan di lokasi, toko semabko milik Sriyatun ini terbuat dari material tembok berbahan hebel. Totko berukuran sekitar 3x7 meter tersebut dinding belakangnya robih diterjang reruntuhan longsor dari tebing setinggi sekitar 15 meter.

"Saat kejadian hujan deras sekali. Dan hujan ini terjadi sejak kemarin," kata Syauqon. (sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved