Rabu, 6 Mei 2026

Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Pelajar Hilang di Gunung Slamet, Pencarian Libatkan 111 Personel dan Diperluas hingga 5 Kilometer

Hingga Sabtu (3/1/2026), sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan dan area pencarian diperluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir korban.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: Rustam Aji
BASARNAS/Dok Basarnas Semarang
KOORDINASI PENCARIAN - Tim SAR gabungan saat melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian Syafiq Ali, seorang pelajar yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Slamet, terus dilakukan secara intensif. Hingga Sabtu (3/1/2026), sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan dan area pencarian diperluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir keberadaan korban. 

Ringkasan Berita:
  • Syafiq Ali, seorang pelajar dilaporkan hilang di kawasan Gunung Slamet
  • Hingga Sabtu (3/1/2026), sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan dan area pencarian diperluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir keberadaan korban.
  • Dalam pelaksanaan pencarian hari ini, tim SAR membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) guna memfokuskan pencarian di sejumlah titik strategis.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG -  Seorang pelajar, Syafiq Ali, dilaporkan hilang di kawasan Gunung Slamet.

Upayapencarian terus dilakukan secara intensif.

Sedikitnya sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan dan area pencarian diperluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir keberadaan korban, Sabtu (3/1/2026).

Perluasan pencarian dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan korban, meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Hal itu disampaikan Komandan Posko Pencarian di Basecamp Dipajaya, Dani Fitra Maulana.

"Jumlah total personel sampai hari ini sebanyak 111 orang. Untuk area pencarian, kami perluas hingga radius 5 kilometer dari titik terakhir korban yang sebelumnya berhasil dievakuasi," ujar Dani.

Dalam pelaksanaan pencarian hari ini, tim SAR membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) guna memfokuskan pencarian di sejumlah titik strategis.

"Empat SRU kami sebar. SRU pertama di area Pos Pelawangan hingga jalur Gunung Malang. SRU kedua di area Pos 6 sampai Pos 5. SRU ketiga dari Pos 6 ke arah Basecamp Cemoro Sakti."

"Sementara SRU keempat melakukan penyisiran dari Pos 4 menuju Pos 3," jelasnya.

Baca juga: Longsor Terjadi di Jalur Sabawengi Cikakak Banyumas, Grumbul Gandarusa - Grumbul Planjan Putus

Ia pun berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar korban dapat segera ditemukan dalam kondisi terbaik.

"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, semoga survivor dapat segera kami temukan," pungkas Dani.

Rescuer Kantor SAR Semarang Unit Siaga SAR Pemalang, Handika Hengki, menyampaikan bahwa pencarian terus dilakukan meski dihadapkan pada cuaca yang tidak bersahabat.

"Tim SAR gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, sementara kondisi cuaca ekstrem di kawasan puncak menjadi kendala utama dalam proses pencarian."

"Untuk update pencarian sampai hari ini, hasilnya masih nihil. Kendala utama yang kami hadapi adalah cuaca di atas yang sering terjadi badai," ujar Handika saat dihubungi Tribunjateng.com.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya tetap berupaya melakukan penyisiran secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan personel.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved