Rabu, 29 April 2026

Berita Banyumas

Longsor Terjadi di Jalur Sabawengi Cikakak Banyumas, Grumbul Gandarusa - Grumbul Planjan Putus

Longsor terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di jalur Sabawengi, jalan utama yang menghubungkan Grumbul Gandarusa dengan Grumbul Planjan. 

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
Tribun Banyumas
LONGSOR CIKAKAK - Bencana tanah longsor terjadi di Grumbul Gandarusa, Kadus 2, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jumat (2/1/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Bencana tanah longsor terjadi di Grumbul (dusun) Gandarusa, Kadus 2, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jumat (2/1/2026) malam.
  • Peristiwa tersebut menyebabkan akses jalan penghubung antargrumbul terputus dan berdampak pada aktivitas sekitar 1.200 warga.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kabupaten Banyumas terjadi longsor, Jumat (2/1/2026) malam pukul 20.30 WIB.

Longsor terjadi di Grumbul (dusun) Gandarusa, Kadus 2, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon.

Tepatnya di jalur Sabawengi, jalan utama yang menghubungkan Grumbul Gandarusa dengan Grumbul Planjan. 

Akibat kejadian itu, akses jalan penghubung antargrumbul terputus dan berdampak pada aktivitas sekitar 1.200 warga.

Selain memutus akses warga, kejadian ini juga menyebabkan satu unit mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi R 1445 HP terperosok

Mobil tersebut dikemudikan oleh Raslim, warga RT 2 RW 10 Desa Cikakak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 

Pengemudi selamat dan hanya mengalami luka memar.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pengemudi selamat, hanya mengalami memar," kata Kepala Desa Cikakak, Akim, kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (3/1/2026). 

Baca juga: 3 Fakta Longsor Cikakak Banyumas, Avanza Terperosok hingga Jalan Putus

Akim menjelaskan, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil. 

Akibatnya jalur penghubung antargrumbul tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibat longsor tersebut, akses utama menuju sejumlah fasilitas pendidikan juga ikut terdampak. 

Jalan Sabawengi merupakan jalur yang biasa digunakan warga menuju PAUD, SD, hingga SMP Negeri 3 Wangon.

"Jalan ini juga menjadi akses ke sekolah, mulai dari PAUD, SD, sampai SMPN 3 Wangon. 

Saat ini tidak bisa dilewati sama sekali," jelas Akim.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved