Berita Kudus
Atap Bolong, Pedagang Pasar Bitingan Kudus Pasrah Lapaknya Dilanda Banjir
Puluhan kios dan los Pasar Bitingan kebanjiran dampak atap bocor di beberapa lokasi. Penjualan pun ikut sepi.
Penulis: Saiful Masum | Editor: Rustam Aji
Kata dia, kondisi bocornya atap Pasar Bitingan sudah sering terjadi ketika kepemimpinan bupati Kudus periode sebelumnya, hingga periode saat ini.
Di mana kondisi pasar sehari-sehari sudah sepi, kini diperburuk lagi dengan banjirnya lapak dagang di lokasi pasar, sehingga pasar semakin sepi karena masyarakat kurang tertarik berbelanja di pasar yang digenangi banjir.
"Sudah sepi, semakin sepi. Mana ada yang mau pergi ke pasar kalau pasarnya kebanjiran," tegas dia.
Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Bitingan Kudus Tembus Rp40 Ribu/Kg, Pedagang Pilih Tutup Sementara
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono menerangkan, saat ini timnya sudah diterjunkan untuk mengecek seberapa parah tingkat kebocoran atap.
Jika kondisinya parah, nantinya direncanakan segera diperbaiki dengan sistem swadaya pedagang. Selebihnya diprogramkan dengan anggaran pemeliharaan rutin pada 2026 mendatang.
"Initinya kami cek dulu, kalau kondisinya terpaksa harus segera diperbaikai, akan kami segera perbaiki," tuturnya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pasar-bitingan-kudus-banjir.jpg)