Kamis, 30 April 2026

Berita Kudus

Atap Bolong, Pedagang Pasar Bitingan Kudus Pasrah Lapaknya Dilanda Banjir

Puluhan kios dan los Pasar Bitingan kebanjiran dampak atap bocor di beberapa lokasi. Penjualan pun ikut sepi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Saiful Masum | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/TRIBUNJATENG/SAIFUL MASUM
KEBANJIRAN - Sejumlah pedagang Pasar Bitingan Kudus sdang membersihkan genangan banjir dampak bolongnya atap bangunan pasar, Kamis (4/12/2025). Pedagang mengeluhkan lantaran kejadian serupa sering kali terjadi ketika musim penghujan tiba, menyebabkan pasar semakin sepi.  
Ringkasan Berita:
  • Puluhan kios dan los Pasar Bitingan Kudus kebanjiran dampak atap bocor di beberapa lokasi.
  • Pasar legendaris tersebut kembali mengalami banjir di lantai dua pada, Kamis (4/12/2025) setelah Kabupaten Kudus diguyur hujan cukup deras di siang hari.
  • Dinas Perdagangan melalui petugas pasar sudah beberapa kali menambal dan mengganti atap bangunan pasar yang bolong, namun tak lama kemudian terulang kembali.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sejumlah pedagang di Pasar Bitingan Kudus, terutama di lantai 2, hanya bisa pasrah menghadapi persoalan banjir dampak atap pasar bocor berkepanjangan.

Pasar legendaris tersebut kembali mengalami banjir di lantai dua pada Kamis (4/12/2025), setelah Kabupaten Kudus diguyur hujan cukup deras di siang hari.

Tak berapa lama, puluhan kios dan los kebanjiran dampak atap bocor di beberapa lokasi.

Ketinggian banjir diperkirakan mencapai 10 sentimeter meluas ke area pasar lantai 2.

Pedagang pun disibukkan dengan genangan banjir yang harus dibersihkan.

Pedagang bumbu dapur, Tutik Asiani (49) mengatakan, hujan mengguyur Kabupaten Kudus kurang lebih 1 jam pada pukul 10.00 - 11.00 WIB.

Menurutnya, Pasar Bitingan khususnya di lantai 2 sering kali terjadi banjir setiap hujan deras turun.

Penyebabnya adalah atap bangunan pasar bolong sehinga air yang seharusnya mengalir melalui saluran pembuangan, sebagian masuk ke dalam pasar.

Tutik menyebut, kondisi ini sering kali terulang sejak dia berjualan di Pasar Bitingan 25 tahun lalu.

Dinas Perdagangan melalui petugas pasar sudah beberapa kali menambal dan mengganti atap bangunan pasar yang bolong. Namun, tak lama kemudian terulang kembali.

"Udah sering kali ini (banjir). Yang terakhir sekitar 2 tahunan bedlangsung, kalau hujan pasti bocor. Seperti yang terjadi hari ini," terangnya.

Tutik sudah mendengar kabar bahwa semua pedagang di Pasar Bitingan bakal dipindah atau direlokasi.

Baca juga: Bau Tak Sedap Sampah Ganggu Pedagang dan Pembeli Pasar Bitingan Kudus, Ini Temuan DPRD

Namun, sebelum program tersebut terealisasi, ratusan pedagang masih menggantungkan bangunan Pasar Bitingan sebagai tempat berjualan.

Dengan harapan, pemerintah memberikan perhatian untuk memperbaiki atap yang bocor, agar pedagang tidak susah karena banjir.

Hal senada juga disampaikan pedagang lain, Muslimah (52). Modal pengalaman berjualan 30 tahun di Pasar Bitingan membuat dia heran lantaran pasar tempatnya jualan seringkali bocor menyebabkan banjir.

Kata dia, kondisi bocornya atap Pasar Bitingan sudah sering terjadi ketika kepemimpinan bupati Kudus periode sebelumnya, hingga periode saat ini.

Di mana kondisi pasar sehari-sehari sudah sepi, kini diperburuk lagi dengan banjirnya lapak dagang di lokasi pasar, sehingga pasar semakin sepi karena masyarakat kurang tertarik berbelanja di pasar yang digenangi banjir.

"Sudah sepi, semakin sepi. Mana ada yang mau pergi ke pasar kalau pasarnya kebanjiran," tegas dia.

Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Bitingan Kudus Tembus Rp40 Ribu/Kg, Pedagang Pilih Tutup Sementara

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono menerangkan, saat ini timnya sudah diterjunkan untuk mengecek seberapa parah tingkat kebocoran atap.

Jika kondisinya parah, nantinya direncanakan segera diperbaiki dengan sistem swadaya pedagang. Selebihnya diprogramkan dengan anggaran pemeliharaan rutin pada 2026 mendatang.

"Initinya kami cek dulu, kalau kondisinya terpaksa harus segera diperbaikai, akan kami segera perbaiki," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved