Minggu, 26 April 2026

Berita Semarang

Geledah Mobil Pribadi AKBP Basuki, Polda Jateng Temukan Obat dan Tas Perempuan

 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng menggeledah mobil pribadi milik Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rustam Aji
tribun jateng/IWAN ARIFIANTO
BERI KETERANGAN- Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto 
Ringkasan Berita:
  • Mobil pribadi milik Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki digeledah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng untuk penyelidikan lebih lanjut
  • Di dalam mobil itu, penyidik menemukan sejumlah barang di antaranya pakaian milik AKBP Basuki, obat-obatan,struk parkir rumah sakit Tlogorejo Semarang, dan tas wanita. 
  • Untuk tas perempuan diduga milik dosen  Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang,  Dwinanda Linchia Levi (35).

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng terus menggali informasi dan barang bukti terkait tewasnya dosen  muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang,  Dwinanda Linchia Levi (35).

Kali ini, Direskrimun Polda Jateng menggeledah mobil pribadi milik Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki, yang jadi saksi utama kematian korban, sekaligus sebagai orang terdekatnya.

Di dalam mobil itu, penyidik menemukan sejumlah barang di antaranya pakaian milik AKBP Basuki, obat-obatan,struk parkir rumah sakit Tlogorejo Semarang, dan tas wanita.

Untuk tas perempuan, diduga milik dosen  Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang,  Dwinanda Linchia Levi (35).

"Ya Olah TKP itu kemarin (Senin, 24 November) dengan melakukan penggeledahan mobil pribadi merek Avanza milik AKBP B di halaman Ditreskrimum. Ditemukan sejumlah barang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Selasa (25/11/2025).

Namun, Artanto menyebut, belum mengetahui siapa pemilik tas tersebut.

"Obat-obatannya ini masih disita, milik siapa belum tahu. Kalau jenis tidak belum tahu ya, karena itu obat-obatan berkaitan dengan mungkin rangkaian peristiwa tersebut," jelas Artanto.

Baca juga: Polisi Selidiki Sekolah Alam Purwokerto Lantai Dua Ambruk, 21 Guru yang Sedang Rapat Ikut Jatuh

Menurut Artanto,  temuan ini akan memperkaya penyidik untuk menyusun kronologi peristiwa.

"Barang bukti yang disita itu kemudian untuk bahan bukti  dikaitkan terkait dengan kronologis yang dilakukan sehari-hari oleh dilakukan oleh AKBP Basuki bersama Saudari D (Dosen Levi)," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dosen Levi  ditemukan tewas di sebuah kamar nomor 210 kos-hotel (kostel)Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025) lalu.

Ia meninggal dunia saat sedang bersama Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki, perwira menengah Polda Jateng yang menjabat Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Pengendalian Massa (Dalmas) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Jateng.

Kasus ini terbagi menjadi dua klaster yakni pelanggaran kode etik profesi polri yang dilakukan oleh AKBP Basuki karena menjalin hubungan spesial dengan dosen Levi.

Di sisi lain, kasus dugaan pidana masih dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved