Jumat, 10 April 2026

Berita Wonosobo

Rem Blong, Truk Bermuatan 6 Ton Plastik Terguling di Jalan Parakan-Wonosobo di Kertek

Truk bermuatah plastik seberat 6 ton terguling di Jalan Parakan-Wonosobo, tepatnya di Kertek. Kecelakaan ini diduga dipicu rem blong.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRES WONOSOBO
TERGULING - Truk bermuatan plastik terguling di Jalan Parakan-Wonosobo, tepatnya di Dusun Gondang, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jumat (17/10/2025) siang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sebuah truk bermuatan plastik seberat enam ton terguling di Jalan Parakan-Wonosobo, tepatnya di Dusun Gondang, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jumat (17/10/2025) siang.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang DP Wibowo mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Truk bernomor polisi AD 8246 AB ini dikemudikan oleh Mouses Gideon Lado, warga Grogol, Sukoharjo.

Saat kejadian, kata Nanang, truk melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo

"Kendaraan truk tersebut membawa muatan plastik seberat enam ton," ucap Aipda Nanang saat dikonfirmasi.

Baca juga: Puluhan Ribu Pelajar Wonosobo Nikmati MBG, Belasan Dapur Pengolahannya Ternyata Belum Kantongi Izin

Namun, saat melintasi lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong

Sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga menabrak truk lain yang melaju searah di depannya.

Truk yang ditabrak bernomor polisi AA 1943 BP itu dikemudikan Suyono, warga Kertek, Wonosobo.

"Benturan cukup keras. Truk yang bermuatan plastik ini akhirnya terguling ke sisi jalan."

"Sementara, truk yang ditabrak mengalami kerusakan di bagian belakang," jelas Aipda Nanang.

Jalur Tengkorak

Nanang memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Kedua sopir selamat dan tidak mengalami luka. 

Baca juga: Bengkok Disewakan untuk Kebun Teh Tambi, Warga Tlogojati Wonosobo Tanyakan Transparansi ke Pemdes

Terkait kecelakaan ini, Aipda Nanang mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. 

Terlebih, saat melewati Jalan Parakan-Wonosobo yang dikenal sebagai jalur tengkorak lantaran memiliki turunan curam dan panjang.

"Apalagi, saat membawa muatan berat dan melintasi jalur menurun, wajib ekstra hati-hati," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved