Berita Jepara
Makanan MBG di Jepara Tak Boleh Dibawa Pulang, Harus Dimakan di Sekolah. Ini Alasannya
Pemkab Jepara menegaskan bahwa makanan MBG tidak boleh dibawa pulang. Makanan tersebut harus dikonsumsi siswa di sekolah.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan bahwa makanan yang dibagikan dalam program makan bergizi gratis (MBG) tidak boleh dibawa pulang.
Makanan yang dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus dikonsumsi siswa penerima di sekolah.
Baca juga: Kualitas Ukir Jepara Diminati Investor Spanyol, Berpotensi Jadi Ikon Ekspor Asia di Sektor Furnitur
Peringatan tersebut disampaikan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar saat mengecek langsung pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah, Selasa (7/10/2025).
"Ada beberapa anak membawa pulang makanannya ke rumah, itu tidak boleh."
"Kami akan memaksimalkan peran guru, terutama penanggung jawab, untuk memberikan edukasi kepada anak-anak agar (makanan MBG) tidak dibawa pulang," kata Wabup Jepara.
Menurutnya, ketika makanan MBG dibawa pulang maka pengawasan terhadap keamanan dan higienitasnya sudah di luar standar operasional.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menambahkan, setiap tahapan penyediaan makanan MBG memiliki standar ketat, mulai dari waktu memasak, jenis bahan yang digunakan, hingga pengecekan fisik produk.
"Ada SOP-nya. Makanan harus dimasak sesuai jadwal dan dikontrol kualitasnya."
"Kami ingin, makanan MBG yang disajikan benar-benar aman dan layak untuk dikonsumsi," ujarnya.
Baca juga: Kerangka Manusia di Hutan Jinggotan Jepara Bikin Geger, Diduga Warga yang Hilang Juni Lalu
Saat ini, tercatat sekitar 30 SPPG beroperasi setiap hari di Jepara.
Seluruhnya dalam proses verifikasi serta pendampingan puskesmas setempat. (*)
| Pamit Main ke Rumah Teman, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bule Jepara |
|
|---|
| Solusi Cerdas Sawah Pesisir: Padi Biosalin di Jepara Mampu Hasilkan 7 Ton Meski Dihantam Rob |
|
|---|
| Lautan Manusia Padati Alun-alun Jepara, Puluhan Ribu Jemaah Hadiri Pengajian Gus Iqdam |
|
|---|
| Gebrakan Kota Ukir: Pameran TATAH 2026 Siap Boyong Mahakarya Jepara ke Panggung Nasional |
|
|---|
| Pelaku Tewas, Polisi Hentikan Proses Hukum Kasus Pembakaran Mantan Istri dan Mertua di Jepara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07102025-wakil-bupati-jepara-muhammad-ibnu-hajar.jpg)