Berita Jepara
Doa dan Salawat demi Jepara Aman Jadi Permohonan Peserta Pengajian Ahad Pahing
Pemkab Jepara mengajak masyarakat mendoakan keamanan pascademo rusuh dalam pengajian Ahad Pahing, Minggu.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Doa dan lantunan salawat untuk Jepara, Jawa Tengah, terdengar dalam pengajian Ahad Pahing di Pendapa Kartini, Minggu (7/9/2025).
Acara ini lebih khusyuk pascademo berujung rusuh, akhir Agustus lalu.
Acara ini dihadiri langsung Bupati Jepara H Witiarso Utomo, Wakil Bupati M Ibnu Hajar, Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar, sejumlah kepala perangkat daerah, serta tokoh agama dan masyarakat, juga jemaahdari masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai dengan lantunan selawat dan dzikir oleh Jemaah Kiai Mojo.
Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang senantiasa istikamah mengikuti pengajian rutin Ahad Pahing.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, saya mengucapkan terima kasih karena Panjenengan semua telah istikamah dalam dzikir dan salawat."
"Doa-doa Panjenengan menjadi benteng bagi Kabupaten Jepara,” kata Gus Hajar, sapaannya, kepada peserta.
Baca juga: Pekerja Seni Jepara Menjerit, Job Tiba-tiba Dibatalkan Lantaran Polisi Tak Keluarkan Izin Hiburan
Hajar berharap, dzikir dan salawat yang dilantukan membawa Jepara selalu mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT.
Gus Hajar juga mengajak jemaah menjaga kondusivitas dan kerukunan di Jepara.
"Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas Jepara," tambahnya.
Dia juga berpesan agar ibu-ibu membimbing anak-anak dengan kebaikan, serta seluruh warga saling membantu dan tidak terpecah belah, sehingga Jepara bisa terus makmur, unggul, lestari, dan religius.
"Ibu-ibu menjadi sekolah pertama bagi anak-anak maka didiklah mereka dengan nilai kebaikan," ujarnya.
Baca juga: Perbaikan Gedug DPRD Jepara yang Rusak saat Demo Dipastikan Tak Ganggu Pembangunan, Gunakan Dana BTT
Hajar juga berharap, pengajian Ahad Pahing dapat rutin dilaksanakan.
"Semoga, kegiatan dzikir dan salawat ini selalu terjaga dan menjadi benteng Kabupaten Jepara," katanya. (*)
| Restorasi Besar-besaran, Museum Kartini Jepara Bakal Disulap Jadi 'Digital Twin' dan Studi Perempuan |
|
|---|
| Tersangka Pelecehan Seksual di Jepara Jadi DPO, Mangkir dalam Dua Kali Panggilan Pemeriksaan |
|
|---|
| Buntut Dugaan Percabulan oleh Pengasuh Pondok, Ponpes di Tahunan Jepara Dilarang Terima Santri Baru |
|
|---|
| Akhir Pelarian Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati Ashari, 3 Hari Kabur ke Bogor Hingga Wonogiri |
|
|---|
| Pamit Main ke Rumah Teman, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bule Jepara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07092025-pengajian-ahad-pahing-pemkab-jepara.jpg)