Jumat, 8 Mei 2026

Iran Vs Israel dan Amerika

Armada AS Dekati Selat Hormuz, Media Iran: Tentara Amerika Akan Pulang dalam Peti Mati

Iran beri peringatan keras 'Welcome to Hell' kepada AS di tengah kabar rencana invasi darat. Kapal amfibi USS Tripoli telah tiba di Timur Tengah.

Tayang:
Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/X/@AmirSona07
HEADLINE - Surat kabar Tehran Times kirim peringatan ke AS, Welcome to Hell. 

Ringkasan Berita:
  • Harian berbahasa Inggris Iran, Tehran Times, memuat peringatan kepada Amerika Serikat pada Sabtu (27/3/2026).
  • Dikutip dari Wion, peringatan berbunyi 'Welcome to Hell' yang dimuat di halaman depan Tehran Times ini ditujukan pada kemungkinan invasi darat AS ke Iran. 
  • Sebelumnya, Pentagon disebut sedang mempersiapkan rencana operasi darat selama beberapa minggu di Iran.
  • Ini berpotensi mencakup serangan terhadap Pulau Kharg dan lokasi pesisir di dekat Selat Hormuz

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEHERAN – Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran mencapai titik kritis.

Media resmi Iran, Tehran Times, merilis peringatan terbuka bertajuk "Welcome to Hell" (Selamat Datang di Neraka) di halaman depannya pada Sabtu (28/3/2026), sebagai respons atas kabar rencana operasi militer darat Washington.

Dalam laporan tersebut, Teheran memberikan ancaman mematikan bagi militer Amerika Serikat yang mencoba melakukan infiltrasi ke wilayah kedaulatan mereka.

"Setiap pasukan AS yang menginjakkan kaki di tanah Iran jika terjadi invasi darat, akan pergi hanya dalam peti mati," tulis peringatan keras yang dikutip dari Wion.

Armada Perang AS Merapat ke Teluk

Ancaman ini muncul bersaman dengan laporan Washington Post mengenai persiapan Pentagon untuk melakukan operasi darat terbatas di wilayah pesisir Iran dan Pulau Kharg, dekat Selat Hormuz.

Meski belum ada persetujuan final dari Presiden Donald Trump, aset militer AS telah menunjukkan pergerakan signifikan.

Baca juga: Gerakan No Kings Meluas di AS, Demonstran di 50 Negara Bagian Tuntut Presiden Donald Trump Mundur

Kapal serbu amfibi USS Tripoli dilaporkan telah tiba di Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi bahwa kapal yang biasanya berbasis di Jepang tersebut membawa:

Sekitar 3.500 Marinir dan pelaut.

Pesawat tempur siluman F-35.

Pesawat angkut personel Osprey dan helikopter Seahawk.

Kedatangan kelompok tempur ini semakin memanaskan spekulasi mengenai pengerahan pasukan infanteri konvensional dan operasi khusus di kawasan strategis tersebut.

Diplomasi di Tengah Ancaman Militer

Di pihak lain, Washington mencoba menyeimbangkan unjuk kekuatan militer dengan pernyataan diplomatik.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sempat menyatakan bahwa Amerika Serikat sejatinya dapat mencapai tujuan strategisnya di Iran tanpa harus mengerahkan pasukan darat secara besar-besaran.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved