Berita Banyumas
Lebih dari Separo Muridnya Istimewa, SDN 5 Arcawinangun Banyumas Jadi Rumah Kedua bagi ABK
Lebih dari separo siswa SDN 5 Arcawinangun Banyumas berkebutuhan khusus. Sejak 2011, mereka tak hanya menerima siswa reguler tetapi juga ABK.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Di sekolah ini, terdapat 56 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari total 96 siswa yang terdaftar.
Para orangtua ABK rela menunggu, mendampingi, dan memberikan perhatian ekstra demi perkembangan buah hati mereka.
SDN 5 Arcawinangun sebenarnya bukan sekolah luar biasa (SLB).
Namun, sejak 2011, SDN 5 Arcawinangun membuka diri sebagai sekolah inklusi.
Sekolah inklusi adalah sekolah umum yang memberi ruang kepada siswa berkebutuhan khusus untuk belajar bersama siswa reguler dalam suasana yang setara dan saling memahami.
"Setiap anak punya hak sama dalam belajar, baik anak berkebutuhan khusus dan anak biasa sama-sama belajar di kelas yang sama," ujar Kepala SDN 5 Arcawinangun, Aminah Agustina, kepada Tribunbanyumas.com, Rabu.
Menurut Aminah, ABK yang berlajar di sekolah tersebut memiliki berbagai kondisi, mulai dari down syndrome (DS), tuna daksa, slow learner, hingga speech delay.
Menariknya, siswa ABK itu tidak hanya berasal dari Arcawinangun tapi juga datang dari wilayah yang cukup jauh, seperti Kecamatan Banyumas.
Dua kecamatan ini memiliki jarak 15-20 kilometer.
Untuk menangani mereka, sekolah memiliki 14 tenaga pengajar, terdiri dari enam guru kelas dan enam guru pendamping khusus.
Guru-guru ini tak sekadar mengajar namun juga menjadi sahabat, penguat, dan bahkan keluarga kedua bagi para siswa.
"Gurunya tidak mau dimutasi karena sudah betah dan ada ikatan emosional dengan anak-anak ABK," ucap Aminah.
Aminah mengatakan, lingkungan inklusi ini bukan hanya memberi manfaat bagi siswa ABK namun juga membentuk karakter anak-anak reguler yang belajar hidup berdampingan, membantu, dan bertoleransi.
"Soal respon anak yang normal juga sangat bagus."
"Karena anak yang normal pada umumnya juga ikut membantu, seperti mengambilkan tas temen ABK, saling support," kata Aminah.
| Tiga Pengedar Sabu di Banyumas Ditangkap di Sumbang dan Baturraden, Polisi Buru Pemasok |
|
|---|
| Kawasan Kumuh Dekat Kampus Unsoed Purwokerto Bakal Ditata, Pemkab Banyumas Usulkan Rp8,5 M ke Pusat |
|
|---|
| Polisi Ungkap Motif Remaja Dibakar Teman Usai Pesta Miras di Sokaraja Banyumas, Pelaku Tak Ditahan |
|
|---|
| Remaja di Banyumas Diduga Dibakar Teman Usai Pesta Miras Perayaan Ulang Tahun, Luka Bakar 40 Persen |
|
|---|
| Kerupuk Berpewarna Pakaian Masih Ditemukan di Pasar Banyumas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/17092025-sekolah-inklusi-SDN-5-Arcawinangun-banyumas.jpg)