Berita Banyumas
Kenaikan Harga Pertamax Terlalu Besar, Warga Banyumas Beralih ke Pertalite
Kenaikan harga BBM Pertamax membuat sejumlah warga Banyumas beralih ke Pertalite. Bagi mereka, kenaikan harga hampir Rp4000 per liter telalu mahal.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) menyebabkan antrean panjang di tempat pengisian Pertalite di SPBU Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026) siang.
Meski begitu, masih ada sejumlah motor yang bertahan mengisi Pertamax.
Mulai hari ini, harga Pertamax naik Rp3.950 menjadi Rp16.250 per liter, dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter.
Arif (26), seorang warga, mengaku baru mengetahui kenaikan harga Pertamax saat mengisi BBM untuk sepeda motornya, Honda Beat.
Baca juga: Nasib Mahasiswa Purwokerto Biaya Hidup Tinggi di Tengah Kenaikan Harga BBM
Biasanya, dia hanya mengeluarkan uang Rp35 ribu untuk mendapat 3 liter Pertamax.
Namun, hari ini, harganya hampir Rp50 ribu.
"Kaget tadi, kata petugas ada kenaikan harga. Memang belum sempat baca berita," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Warga lain, Arin (32) mengatakan, setelah tahu harga Pertamax naik, dia memilih mengisi Pertalite.
Menurutnya, kenaikan harga Pertamax terlalu melambung.
Padahal, biasanya, kenaikan harga Pertamax hanya di kisaran Rp200 hingga Rp1.000 per liter.
Baca juga: BI Jateng Antisipasi Dampak Kenaikan Harga Pertamax: Jaga Pasokan Bahan Pangan di Daerah Defisit
Tapi, kali ini, kenaikannya hampir Rp4.000 per liter.
"Saya antre Pertalite saja gak apa-apa. Pertamax harganya terlalu mahal," ungkapnya.
Arin berharap, pemerintah bisa menstabilkan harga BBM.
Dia khawatir, kenaikan harga Pertamax berimbas pada kenaikan harga kebutuhan bahan pokok lain.
"Semoga bisa diturunkan lagi. Kasihan masyarakat, apa-apa serba mahal, sedangkan pengahasilan segitu-segitu saja," keluhnya. (*)
| Muncul 2 Nama Baru Diduga Terlibat Kasus Penipuan Ratusan Nasabah Bank Mandiri Taspen Purwokerto |
|
|---|
| Nasib Mahasiswa Purwokerto Biaya Hidup Tinggi di Tengah Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| BNN Banyumas Gandeng Kwarcab Cegah Peredaran Narkoba pada Anak Muda |
|
|---|
| Todongkan Benda Mirip Pistol, Dua Pria Rampas 8 HP Gerombolan Remaja Banyumas |
|
|---|
| Ojol Purwokerto Menjerit Harga Pertamax Naik Tajam : Hidup Saya di Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260610-antrean-isi-bbm-pertalite-di-spbu-karanglewas-banyumas.jpg)