Rabu, 22 April 2026

Banyumas

Sisa 69 Ribu Unit RTLH, Bupati Banyumas Gandeng Buddha Tzu Chi Bedah Rumah Warga

Pemkab Banyumas gandeng lintas sektor, termasuk Buddha Tzu Chi, untuk bedah 279 rumah warga miskin di 2026. Sisa 69 ribu unit menanti.

PEMKAB BANYUMAS
PROGRAM RTLH - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, didampingi jajaran terkait saat meninjau dan meluncurkan program penanganan RTLH tahun anggaran 2026 di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Selasa (21/4/2026). Tahun ini Pemkab mengalokasikan APBD sebesar Rp5,58 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • Masih ada 69.883 RTLH di Banyumas yang butuh perbaikan segera.
  • Pemkab siapkan APBD Rp5,58 miliar untuk bedah 279 rumah tahap awal di tahun 2026.
  • Selain APBD, pendanaan unik datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi (231 unit) dan Baznas (140 unit).
  • Program ini ditargetkan untuk menekan angka kemiskinan Banyumas yang masih di angka 11,15 persen.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah Kabupaten Banyumas kembali digenjot secara masif.

Pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah menargetkan pembangunan dan perbaikan lebih dari 1.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema kolaborasi lintas sumber pendanaan.

Di tengah capaian peningkatan rumah layak huni yang saat ini sudah menyentuh angka 85,44 persen, Kabupaten Banyumas ternyata masih menghadapi pekerjaan rumah yang sangat besar.

Baca juga: Dapat Perbaikan RTLH, Rumah Guru TPQ di Purwokerto Kini Berdinding Batako, Makin Layak Dihuni

Tercatat, masih ada sekitar 69.883 unit RTLH yang mendesak dan membutuhkan penanganan kelayakan.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah daerah mempercepat program perbaikan RTLH melalui kolaborasi lintas sektor pada tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Banyumas secara resmi meluncurkan program penanganan RTLH tahun anggaran 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Selasa (21/4/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah.

Alokasi Berbagai Anggaran

Kepala Dinperkim Kabupaten Banyumas, Sakty Suprabowo, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemkab Banyumas mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar Rp5.580.000.000 untuk membiayai perbaikan 279 unit rumah.

"Selain itu ada dari APBN sebanyak 821 unit, APBD Provinsi 549 unit, Yayasan Buddha Tzu Chi 231 unit, Baznas Banyumas 140 unit dan ada juga CSR dari sejumlah stakeholder yang masih kami update informasinya," terangnya dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari pengerjaan tahap pertama tahun anggaran 2026 yang selaras dengan program prioritas pembangunan daerah.

Turunkan Angka Kemiskinan

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan mendasar di wilayahnya.

Berdasarkan data tahun 2025, tingkat kemiskinan di Banyumas mencapai 11,15 persen, angka yang terbilang lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Tengah sebesar 9,39 persen.

"Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah mencanangkan program prioritas Trilas, khususnya berfokus dalam percepatan pengentasan kemiskinan. Dan alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh pihak, hingga tahun 2025, Pemkab Banyumas telah berhasil meningkatkan kualitas RTLH sebanyak 28.885 unit rumah," tuturnya.

Upaya berkelanjutan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya cakupan rumah layak huni di Banyumas.

Namun, Sadewo mengakui masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk menyentuh sisa target puluhan ribu rumah lainnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved