Jumat, 12 Juni 2026

Berita Banyumas

Dapat Perbaikan RTLH, Rumah Guru TPQ di Purwokerto Kini Berdinding Batako, Makin Layak Dihuni

Dinding rumah guru TPQ di Teluk Purwokerto kini makin layak setelah dapat bantuan perbaikan RTLH dari Pemkab Banyumas.

Tayang:
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
HASIL PERBAIKAN RTLH - Anisah Mahfuzhoh, warga Kelurahan Teluk, menunjukkan dinding baru rumahnya setelah mendapat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemkab Banyumas, Jumat (17/4/2026). Bantuan RTLH senilai Rp20 juta ini membuat rumah guru TPQ ini makin layak dihuni. 

Ringkasan Berita:
  • Dinding rumah guru TPQ di Kelurahan Teluk, Purwokerto, kini berganti dari bahan fiber ke batako.
  • Perbaikan rumah ini terwujud setelah dia menerima bantuan perbaikan RTLH senilai Rp20 ribu.
  • Tahun ini, Pemkab Banyumas menargetkan perbaikan 3000 RTLH.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Anisah Mahfuzhoh (42) menunjukkan dinding rumahnya yang kini kokoh, di Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (17/4/2026).

Rumah guru TPQ yang juga pedagang bawang di pasar itu kini berdinding batako.

Sebelumnya, dinding rumahnya masih menggunakan kalisiboard atau papan semen fiber.

Rumah Anisah diperbaiki lewat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) senilai Rp20 juta dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, pada Januari 2025.

"Satu tahun lalu, rumah saya diperbaiki, dapat bantuan RTLH," kata Anisah kepada Tribunbanyumas.com, Jumat.

Anisah mengatakan, bantuan RTLH sebesar Rp20 juta yang diterima, sebenarnya bersifat stimulus.

Karena, dia masih harus merogoh uang pribadi untuk memperbaiki rumah secara keseluruhan.

Dia mengeluarkan lagi Rp20 juta dari tabungan. 

Baca juga: Kawasan Kumuh Dekat Kampus Unsoed Purwokerto Bakal Ditata, Pemkab Banyumas Usulkan Rp8,5 M ke Pusat

Meski begitu, dia bersyukur. Sebab, tanpa bantuan perbaikan RTLH, mungkin rumahnya belum diperbaiki.

"Alhamdulillah, bantuan RTLH itu sangat membantu sekali. Pekerjaan yang dilakukan pun hasilnya bagus," ungkapnya. 

Satu Bulan Selesai

Anisah mengatakan, uang bantuan senilai Rp20 juta langsung ditransfer ke rekeningnya.

Pembagiannya, sebesar Rp17 juta untuk membeli material dan sisanya, Rp3 juta, untuk membayar tukang.

Dari uang tersebut, dia membeli material semen, batako, besi, kosen, dan sebagainya.

Kebutuhan perbaikan disesuaikan dengan kondisi rumah masing-masing. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved