Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banyumas

SPBU di Purwokerto Diserbu Warga di Tengah Kabar Kenaikan Harga, Antrean BBM Nonsubsidi Mengular

SPBU di Purwokerto diserbu warga di tengah kabar kenaikan harga BBM per April 2026. Antrean tak hanya di Pertalite tetapi juga BBM nonsubsidi.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
ANTRE - Antrean motor terlihat mengular untuk mengisi BBM di SPBU Ovis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026) siang. Kabar kenaikan harga BBM nosubsidi per 1 April 2026 memicu antrean panjang kendaraan meski harga BBM masih sama. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai terlihat di sejumlah SPBU di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyusul kabar kenaikan BBM per 1 April 2026.

Bahkan, antrean kendaraan itu terjadi sejak pagi.

Pantauan Tribunbanyumas.com di sejumlah SPBU di Purwokerto, Selasa siang, antrean kendaraan untuk mengisi BBM didominasi kendaraan sepeda motor.

Padahal, biasanya, antrean kendaraan mengisi BBM terjadi pada sore hari saat warga pulang kerja.

Baca juga: Isu Kenaikan Harga BBM Per April Bikin Warga Purwokerto Banyumas Resah: Dapur Bisa Meledak

Antrean panjang tak hanya terjadi di tempat pengisian BBM bersubsidi atau Pertalite tetapi juga di BBM nonsubsidi semisal Pertamax dan Pertamax Turbo.

Sean Yoshi (28), seorang pekerja di Purwokerto, mengeluhkan antrean kendaraan untuk mengisi BBM nonsubsidi setelah beredar kabar akan terjadi kenaikan harga BBM.

"Antrean kendaraan untuk BBM nonsubsidi kini menyerupai antrean Pertalite," keluhnya, Selasa (31/3/2026).

Sean menilai, kenaikan harga BBM mungkin terjadi melihat kondisi geopolitik global serta perang di Timur Tengah.

"Sebenarnya, kalau bicara BBM naik atau tidak, sangat bisa saja naik karena pengaruh perang."

"Tapi, tadi saya isi Pertamax (harga) masih sama, hanya antreannya sekarang lebih panjang," katanya.

Baca juga: Siasat Pemkab Banyumas Hadapi Isu Kenaikan BBM dan Pemangkasan Anggaran Pusat: Gandeng CSR Swasta

Dalam sehari, Sean mengaku mengeluarkan uang Rp30 ribu untuk mengisi BBM.

Mobilitas pekerjaan yang cukup tinggi, bahkan memaksanya melakukan perjalanan rutin dari Cilacap ke Purwokerto, menjadi alasan.

Harga Belum Berubah

Sementara itu, harga BBM nosubsidi di SPBU di Purwokerto belum mengalami perubahan atau masih sama dengan kemarin.

Di SPBU Watumas misalnya, harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo (RON 98) masih di angka Rp13.100 per liter, Pertamax (RON 92) Rp12.300 per liter, Pertamina Dex Rp14.500 per liter, dan Dexlite Rp14.200 per liter.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Ovis Purwokerto dengan harga yang sama, meski stok Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan kosong.

Sementara itu, di Pertashop Jalan Gereja Purwokerto, harga Pertamax (RON 92) masih berada di angka Rp12.200 per liter. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved