Berita Banyumas
SPBU di Purwokerto Diserbu Warga di Tengah Kabar Kenaikan Harga, Antrean BBM Nonsubsidi Mengular
SPBU di Purwokerto diserbu warga di tengah kabar kenaikan harga BBM per April 2026. Antrean tak hanya di Pertalite tetapi juga BBM nonsubsidi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Antrean kendaraan untuk mengisi BBM di Purwokerto mengular di tengah kabar kenaikan BBM nonsubsidi per 1 April.
- Antrean kendaraan tak hanya terjadi di pengisian BBM subsidi atau Pertalite tetapi juga di BBM nonsubsidi.
- Meski begitu, harga BBM nonsubsidi di Purwokerto belum berubah.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai terlihat di sejumlah SPBU di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyusul kabar kenaikan BBM per 1 April 2026.
Bahkan, antrean kendaraan itu terjadi sejak pagi.
Pantauan Tribunbanyumas.com di sejumlah SPBU di Purwokerto, Selasa siang, antrean kendaraan untuk mengisi BBM didominasi kendaraan sepeda motor.
Padahal, biasanya, antrean kendaraan mengisi BBM terjadi pada sore hari saat warga pulang kerja.
Baca juga: Isu Kenaikan Harga BBM Per April Bikin Warga Purwokerto Banyumas Resah: Dapur Bisa Meledak
Antrean panjang tak hanya terjadi di tempat pengisian BBM bersubsidi atau Pertalite tetapi juga di BBM nonsubsidi semisal Pertamax dan Pertamax Turbo.
Sean Yoshi (28), seorang pekerja di Purwokerto, mengeluhkan antrean kendaraan untuk mengisi BBM nonsubsidi setelah beredar kabar akan terjadi kenaikan harga BBM.
"Antrean kendaraan untuk BBM nonsubsidi kini menyerupai antrean Pertalite," keluhnya, Selasa (31/3/2026).
Sean menilai, kenaikan harga BBM mungkin terjadi melihat kondisi geopolitik global serta perang di Timur Tengah.
"Sebenarnya, kalau bicara BBM naik atau tidak, sangat bisa saja naik karena pengaruh perang."
"Tapi, tadi saya isi Pertamax (harga) masih sama, hanya antreannya sekarang lebih panjang," katanya.
Baca juga: Siasat Pemkab Banyumas Hadapi Isu Kenaikan BBM dan Pemangkasan Anggaran Pusat: Gandeng CSR Swasta
Dalam sehari, Sean mengaku mengeluarkan uang Rp30 ribu untuk mengisi BBM.
Mobilitas pekerjaan yang cukup tinggi, bahkan memaksanya melakukan perjalanan rutin dari Cilacap ke Purwokerto, menjadi alasan.
Harga Belum Berubah
Sementara itu, harga BBM nosubsidi di SPBU di Purwokerto belum mengalami perubahan atau masih sama dengan kemarin.
Di SPBU Watumas misalnya, harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo (RON 98) masih di angka Rp13.100 per liter, Pertamax (RON 92) Rp12.300 per liter, Pertamina Dex Rp14.500 per liter, dan Dexlite Rp14.200 per liter.
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Ovis Purwokerto dengan harga yang sama, meski stok Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan kosong.
Sementara itu, di Pertashop Jalan Gereja Purwokerto, harga Pertamax (RON 92) masih berada di angka Rp12.200 per liter. (*)
| Deklarasi Ajibarang: Gerakan Kebangkitan Rempah Indonesia untuk Kurangi Ketergantungan Obat Kimia |
|
|---|
| Harga Elpiji 12 Kg di Pengecer Banyumas Tembus Rp240 Per Tabung Imbas Kenaikan Harga |
|
|---|
| Petugas Lapas Narkotika Purwokerto Berkomitmen Bebas Handphone Ilegal Hingga Pungutan Liar |
|
|---|
| Lapangan Alun-alun Purwokerto Kini Dibuka untuk Umum, Masyarakat Dilarang Gelar Tikar |
|
|---|
| Harga Pertamax Turbo Melonjak, Antrean Jalur Pertamax di SPBU Purwokerto Makin Mengular |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260331-antrean-motor-di-spbu-purwokerto-imbas-isu-kenaikan-bbm.jpg)