Rabu, 29 April 2026

Berita Banyumas

Harga Bawang Merah dan Cabai di Pasar Manis Purwokerto Mulai Turun

Bawang merah dari sebelumnya Rp45 ribu sekarang menjadi Rp40 ribu per kilogram, HET-nya Rp41.500

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
HARGA BAWANG MERAH TURUN -Salah satu pedagang bawang di Pasar Manis, Anjar (35), Selasa (23/12/2025). Ia mengatakan mayoritas bawang merah yang dijual di pasar Manis berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Harga bawang merah di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, terpantau mengalami penurunan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
  • Bawang merah dari sebelumnya Rp45 ribu sekarang menjadi Rp40 ribu per kilogram, HET-nya Rp41.500
  • Cabai memang sempat naik tinggi, lalu turun drastis. Per hari ini harga cabai turun lagi di kisaran Rp40 ribuan
  • Harga cabai rawit hijau saat ini berada di angka Rp55 ribu per kilogram, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp57 ribu

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Harga bawang merah di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, terpantau mengalami penurunan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Meski demikian, aktivitas jual beli tetap ramai, terutama untuk komoditas tertentu seperti telur.

Salah satu pedagang bawang di Pasar Manis, Anjar (35) mengatakan mayoritas bawang merah yang dijual di pasar tersebut berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Bawang Brebes dikenal memiliki kualitas yang lebih baik dibanding daerah lain.

"Di Pasar Manis kebanyakan bawang merahnya dari Brebes. Jenisnya ada yang gede kering dan ada yang sedang tapi masih basah," kata Anjar kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/12/2025).

Menurut Anjar, bawang merah berukuran besar dan kering biasanya memiliki harga lebih mahal.

Sementara bawang yang ukurannya sedang dan masih basah cenderung dijual lebih murah, meski terkadang harganya disamakan.

Baca juga: Dana Belum Cair, 17 Dapur MBG di Jepara Tutup Sementara, Pekerja Harian Kehilangan Penghasilan

"Kalau yang basah memang harganya lebih murah, tapi risikonya lebih gampang busuk.

Sedangkan yang gede kering otomatis lebih mahal," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, ada bawang merah berukuran besar dan kering yang dijual dengan harga lebih murah, namun bukan berasal dari Brebes.

"Ada juga bawang gede kering tapi lebih murah, itu biasanya dari Jogja.

Harganya bisa sama, tapi kualitasnya beda," ujarnya.

Anjar menuturkan, perbedaan paling mencolok antara bawang merah Brebes dan non-Brebes terletak pada aroma, warna, dan tekstur saat digoreng.

"Bawang Brebes itu lebih harum, rasanya enak, warnanya merah.

Kalau yang lain warnanya cenderung pink bulat, dan kalau digoreng cepat kering," kata Anjar.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved