Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Pantas Sembelih 890 Hewan Kurban, Profil Desa Batur Dieng dan Kehidupan Warganya

Selain petani kentang atau sayur, sebagian warga Batur berdagang di pasar, sebagian lain buruh. 

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
Ilustrasi dataran tinggi Dieng 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Desa Batur Kecamatan Batur Banjarnegara mendadak viral. Ini setelah kegiatan kurban Iduladha 2026 di desa itu luar biasa. 

Dalam sekali waktu Iduladha, desa itu menyembelih 890 hewan kurban, mengalahkan rekor penyembelihan hewan kurban dimanapun, di kota bahkan.

Tak dinyana, desa Batur yang sedang ramai dibicarakan bukan berada di tengah kota yang perputaran uangnya besar. Melainkan di pelosok desa, kecamatan paling ujung utara Banjarnegara. 

Tapi jangan salah, meski terpencil, desa ini dianugerahi kekayaan alam, khususnya ladang pertanian yang subur, masuk dataran tinggi Dieng. 

Sebagian besar warganya bertani sayur, khususnya kentang yang hasilnya menggiurkan. Dieng bahkan dikenal pemasok kentang terbesar nasional. 

Selain petani kentang atau sayur, sebagian warga Batur berdagang di pasar, sebagian lain buruh. 

Namun, sekaya apapun desa itu, tanpa diimbangi dengan ketulusan warganya untuk berkurban, momen idul kurban di desa ini mungkin akan biasa saja seperti desa lain. 

Tiap tahun melimpah

Seperti diketahui, dilansir dari Kompas.com, kegiatan kurban di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Hari Raya Idul Adha 2026 pada Rabu (27/5/2026) kembali menuai sorotan. 

Bagaimana tidak, masyarakat setempat menyembelih total 890 hewan kurban, terdiri dari 176 sapi dan 714 kambing dan domba.

Jumlah hewan kurban tahun ini bahkan meningkat dibanding Idul Adha 2025 lalu sebanyak 720 ekor.

Seperti diungkap Kepala Desa Batur, Ahmad Fauzi. 

Dusun Krajan memiliki jumlah hewan kurban terbanyak di Desa Batur.

Hanya di Dusun itu saja, pada Idul Adha tahun ini, warga menyembelih 53 sapi dan 346 kambing dan domba yang berasal dari 703 pekurban.

" Jadi bisa saja terjadi pergeseran seperti pada tahun ini, sapi turun tapi kambing meningkat dibanding tahun lalu," ujarnya.

Setelah disembelih, daging kurban dikumpulkan di Gedung Muhammadiyah setempat sebelum dibagikan kepada warga.

Khusus di Dusun Krajan, panitia menyiapkan sekitar 8.000 kupon pengambilan daging kurban dengan mengacu pada data penerima tahun sebelumnya.

Daging didistribusikan langsung panitia, atau melalui proposal warga, maupun lewat lembaga LazisMu.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved