Kebumen Berdaya
Lima Desa Diusulkan Dibangun Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen
Pemkab Kebumen mengusulkan lima titik menjadi bakal lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mengusulkan lima titik menjadi bakal lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun ini.
Seperti diketahui pemerintah pusat berencana akan membangun 1.000 KNMP yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia pada tahun ini.
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kebumen, Yuniarsih Ari Widiarti menyampaikan, ada beberapa desa yang mengusulkan untuk menjadi lokasi pembangunan KNMP pada tahun ini. Pihaknya telah mengajukan usulan lima lokasi yang mayoritas berada di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tersebut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Kita usulan lima tahun ini. Di Tanggulangin, Pasir, Argopeni, Rowo dan Karangbolong," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (16/4/2026).
Tim dari KKP telah melakukan survei ke lokasi tersebut pada minggu kemarin. Menurutnya ada satu catatan dari lima lokasi yang telah disurvei oleh tim dari pusat. Catatan tersebut berupa status lahan yang nantinya menjadi lokasi pembangunan KNMP.
"Yang di Rowo (Kecamatan Mirit) lokasinya berada di wilayah BBWS Serayu Opak. Paling tidak nanti ada permohonan dari desa ke BBWS untuk izinnya," terang Yuni.
Baca juga: 69 Ribu Rumah Warga Banyumas Tidak Layak Huni Jadi PR, Lantai Masih Tanah
Sementara empat lokasi lainnya tergolong aman karena berada di lahan milik pemda, pemerintah provinsi dan pemerintah desa. Sesuai ketentuan, terangnya, lahan yang disiapkan paling tidak luasanya 0,2 hektare.
Sedangkan lokasi yang diusulkan secara luasan lahan, lanjut Yuni, empat titik sudah memenuhi syarat. Sedangkan satu titik di Desa Rowo luasanya 0,15 hektare.
"Proses selanjutnya tinggal menunggu keputusan dari kementerian," tuturnya.
Warga Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Ali Habibi (29) telah menjadi nelayan sekitar 7 tahun. Dia menyambut baik dengan adanya usulan pembangunan lokasi KNMP di Tanggulangin.
"Sangat setuju, masalahnya itu kan sangat membantu nelayan," ungkapnya.
Dia mencontohkan apabila nantinya dibangun KNMP di Tanggulangin para nelayan tidak harus jauh-jauh membeli es untuk menyimpan hasil tangkapan seperti KNMP yang telah dibangun di Desa Karangduwur Kecamatan Ayah.
Ada 50-an kapal di wilayah Desa Tanggulangin dengan jumlah nelayan lebih dari 100 orang karena mereka juga berasal dari desa tetangga. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/TPI-Tanggulangin-Kecamatan-Klirong.jpg)