Selasa, 14 April 2026

Berita Banyumas

Bukan WFH, Bambang ASN Banyumas Pilih Lari dari Rumah ke Kantor 8 KM

Kebiasaan ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari komitmennya menjaga kesehatan sekaligus hemat BBM

Tribun Banyumas
Bambang Agus Setiyawan (46), staf Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banyumas, yang rutin berlari sejauh 8 kilometer dari rumahnya di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang menuju kantornya di kawasan Alun-alun Purwokerto, Kamis (9/4/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Di tengah dorongan efisiensi energi dan gaya hidup sehat, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas punya cara unik berangkat kerja.

Alih-alih menggunakan kendaraan bermotor, Bambang Agus Setiyawan (46), staf Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banyumas, justru rutin berlari sejauh 8 kilometer dari rumahnya di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang menuju kantornya di kawasan Alun-alun Purwokerto.

Kebiasaan ini bukan sekadar tren, melainkan bagian dari komitmennya menjaga kesehatan sekaligus mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM).

"Selain untuk kesehatan, juga ikut membantu program pemerintah untuk menghemat BBM dan mengurangi emisi," ucap Bambang kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (10/4/2026).

Dalam satu kali perjalanan, Bambang menempuh jarak sekitar 8 kilometer dengan waktu 45 menit hingga satu jam.

Ia biasanya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB dan tiba di kantor sekitar pukul 06.45 WIB.

Setibanya di kantor, ia masih menyempatkan diri untuk melakukan pendinginan dan mandi sebelum memulai aktivitas kerja.

Menurut Bambang, kebiasaan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi tubuhnya.

Ia mengaku kini merasa lebih segar dan siap menjalani aktivitas sehari-hari.

"Justru malah fresh.

Badan terasa lebih siap untuk bekerja," ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan berlari sebenarnya sudah dilakukan sejak Agustus 2024, jauh sebelum adanya imbauan efisiensi energi dari pemerintah.

Sejak rutin berolahraga, Bambang merasakan perubahan signifikan.

Ia mengaku kini lebih jarang sakit dibanding sebelumnya.

Selain itu, berat badannya juga turun cukup drastis, dari sekitar 88 kilogram menjadi 72 hingga 73 kilogram.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved