Kamis, 23 April 2026

Berita Cilacap

Jelang Lebaran, Cilacap Hadapi Defisit Telur Ayam Hingga Daging Sapi. Beras Surplus

Pemkab Cilacap mengungkap, menjelang Lebaran 2026, Cilacap menghadapi defisit daging sapi, daging ayam, juga telur ayam ras.

Tribun Banyumas/Humas Pemkab Cilacap
RAPAT KOORDINASI - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bersama pimpinan sejumlah instansi melakukan rapat koordinasi lintas sektoral guna mempersiapkan Idulfitri 2026 di Pendopo Wijayakusuma, Rabu (11/3/2026). 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Cilacap Ferry Adhi Dharma menyampaikan, ketersediaan bahan pangan di Cilacap diperkirakan masih mencukupi hingga Maret 2026.

Meski begitu, ada sejumlah komoditas pangan yang mengalami defisit.

Hal ini disampaikan Ferry dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Lebaran di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap, Rabu (11/3/2026).

"Beberapa komoditas mengalami surplus seperti beras, sekitar 151.460 ton, dan cabai mencapai 10.478 kuintal," ujar Ferry.

Baca juga: Warga Cilacap Diminta Waspada Banjir saat Libur Lebaran, Hujan Deras Berpotensi Terjadi 11-20 Maret

Sementara, untuk komoditas pangan yang mengalami kekurangan di antaranya bawang merah yang defisit sekitar 810 kuintal.

Defisit juga terjadi pada komoditas protein hewani.

"Kekurangan juga terjadi pada daging sapi atau domba sekitar 910 ton, daging ayam 1.237 ton, serta telur ayam ras sekitar 2.947 ton," jelasnya.

Infrastruktur Jalan Mantap

Sementara, untuk kesiapan infrastruktur jalan di Kabupaten Cilacap menjelang arus mudik Lebaran 2026, Ferry menyebut, kondisi jalan nasional sepanjang 173,17 kilometer di Cilacap tercatat 95,06 persen dalam kondisi mantap.

Selain itu, jalan provinsi sepanjang 124,65 kilometer berada pada kondisi mantap sebesar 94,22 persen.

"Sementara, untuk jalan kabupaten dengan total panjang 1.287,375 kilometer, kondisi jalan yang mantap mencapai 78,02 persen," ungkap Ferry.

Tetap Siaga Bencana

Sementara, Bupati Syamsul Auliya Rachman mengatakan, aktivitas masyarakat saat Idulfitri meningkat.

Meski begitu, dia memastikan, layanan publik tetap berjalan baik.

"Kondisi tersebut tentu membutuhkan kesiapan kita bersama sehingga rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan memastikan seluruh pihak siap memberikan pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat," ujar Syamsul.

Baca juga: Musrenbang RKPD 2027 Cilacap, Bupati Syamsul Dorong Satu Desa Satu Sarjana

Ia menjelaskan, ada sejumlah isu strategis yang perlu mendapat perhatian selama periode libur Lebaran, mulai dari kelancaran arus mudik dan arus balik, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved