Rabu, 22 April 2026

Kebumen

Digempur Truk Raksasa, 3 Kilometer Jalan Alternatif Buayan Kebumen Remuk

Pengalihan arus akibat perbaikan Jembatan Karanganyar membuat 3 km jalan alternatif di Kebumen ambles digempur truk, Rabu (22/4/2026).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
JALUR ALTERNATIF RUSAK - Sebuah truk muatan tonase besar tampak melintas pelan di Jalan Lintas Selatan wilayah Kabupaten Kebumen yang mengalami kerusakan dan ambles akibat lonjakan volume kendaraan, Rabu (22/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Penutupan Jembatan Karanganyar memicu kerusakan parah di jalur alternatif Kebumen.
  • Ruas Buayan-Jladri rusak terparah hingga 3 km akibat dilintasi truk dan bus.
  • DPUPR Kebumen sementara waktu hanya menambal jalan ambles dengan material urukan.
  • Jembatan ditargetkan rampung awal Mei 2026 untuk menormalkan kembali arus.
  • Pemkab telah mengajukan dana perbaikan jalan alternatif ke pusat via IJD

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Kerusakan jalan parah mulai terjadi di beberapa titik jalur alternatif sebagai dampak langsung dari pengalihan arus lalu lintas.

Hal ini dikarenakan adanya proyek rehabilitasi Jembatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen.

Digempur kendaraan berat

Baca juga: 99 Km Jalan Rusak di Pekalongan Diperbaiki Tahun Ini setelah Pembangunan Gedung DPRD Ditunda

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kerusakan jalan paling kentara terjadi di beberapa ruas vital seperti Buayan-Jladri, Selokerto-Buayan, serta Jalan Lintas Selatan.

Kondisi ini terjadi pasca-Jembatan Karanganyar ditutup total untuk proses perbaikan sejak hampir dua pekan lalu.

Kerusakan jalan ini terjadi seiring membeludaknya volume kendaraan berat seperti truk muatan serta bus antarkota yang melintas setiap harinya.

Mengingat, jalur alternatif tersebut merupakan satu-satunya akses yang paling memungkinkan untuk dilalui kendaraan tonase besar untuk sementara waktu.

Lakukan uruk sementara

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kebumen, Kurnia Hadi, menyampaikan bahwa penanganan darurat sementara sudah dilakukan dengan metode pengurukan di beberapa titik jalan yang terdeteksi mengalami ambles.

"Jalan-jalan lain ada tapi tidak sesignifikan Buayan-Jladri, memang yang kelihatan langsung rusak panjangnya sekitar 2 sampai 3 km," katanya saat dihubungi oleh Tribunbanyumas.com, Rabu (22/4/2026).

Usulkan bantuan pusat

Lebih lanjut, rehabilitasi Jembatan Karanganyar diharapkan dapat selesai lebih awal dari target yang ditetapkan yakni pada 10 Mei 2026.

Setelah arus lalu lintas kembali normal, terangnya, pihak dinas akan berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan jalan nasional untuk merumuskan upaya mengurangi dampak kerusakan sisa.

Di sisi lain, dinas juga telah mengambil langkah proaktif dengan mengusulkan perbaikan permanen ke pemerintah pusat untuk jalur alternatif yang hancur tersebut.

"Mekanismenya kita usulkan lewat pemerintah pusat menggunakan Inpres Jalan Daerah (IJD)," terangnya memungkasi. (Ais)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved