Cilacap
Temukan Elang Bondol Lemah, Warga Adipala Lapor BKSDA Cilacap
Warga Desa Karangbenda, Adipala, Cilacap menemukan seekor elang bondol dalam kondisi lemah tak bisa terbang.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Seekor elang bondol (Haliastur indus) ditemukan warga Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Cilacap, dalam kondisi lemah dan tak mampu terbang.
- Warga sempat merawat satwa dilindungi tersebut sementara waktu sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas RKSDA Wilayah Cilacap.
- BKSDA Jawa Tengah saat ini tengah melakukan observasi kesehatan fisik elang bondol tersebut sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke alam liar.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap dibuat terkejut setelah menemukan seekor elang bondol (Haliastur indus) dalam kondisi lemah dan tidak mampu terbang jauh.
Satwa liar yang termasuk dalam daftar hewan dilindungi tersebut pertama kali diamankan oleh warga, sebelum akhirnya dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah melalui Resor Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Wilayah Cilacap.
Kondisi Satwa Lemah
Baca juga: Benarkah Ada Macan Tutul di Objek Wisata Menganti Kebumen? BKSDA Katakan Sebaliknya
Kepala RKSDA Wilayah Cilacap, Wahyono Restanto, mengatakan bahwa laporan dari masyarakat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan kondisi satwa di lokasi penemuan.
"Setelah menerima informasi dari warga Karangbenda, petugas kami segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi elang dan melakukan penanganan awal," kata Wahyono, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, sebelum petugas datang, warga sempat merawat elang tersebut secara sederhana karena melihat kondisinya yang sama sekali tidak memungkinkan untuk terbang jauh.
"Warga memiliki kepedulian yang baik dengan menjaga satwa itu sementara waktu dan kemudian menyerahkannya kepada petugas yang berwenang," jelasnya mengapresiasi.
Jalani Proses Observasi
Saat ini, elang bondol tersebut sedang menjalani proses perawatan dan pemantauan kesehatan intensif oleh tim BKSDA untuk memastikan kondisi fisiknya.
"Kami melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kesehatannya, hasilnya nanti menjadi dasar penanganan selanjutnya," ujarnya.
Apabila kondisinya sudah pulih secara total, tidak menutup kemungkinan elang tersebut akan segera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.
Imbauan Satwa Dilindungi
Di sisi lain, pihak BKSDA juga tak henti mengingatkan masyarakat luas agar tidak memelihara maupun memperjualbelikan satwa yang berstatus dilindungi oleh undang-undang.
"Kami berharap masyarakat segera melapor jika menemukan satwa dilindungi agar dapat ditangani sesuai aturan yang berlaku," tegas Wahyono.
Penemuan ini sekaligus menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem di wilayah Kabupaten Cilacap. (ray)
| Patungan Rp150 Ribu, Dua Pria Ambil Sabu di Hutan Kubangkangkung |
|
|---|
| Gaji Sebulan Tak Kebeli Emas 1 Gram, Seribu Buruh Cilacap Siap Kepung Jalanan |
|
|---|
| Dexlite Tembus Rp23 Ribu, SPBU di Kroya Cilacap Mendadak Lengang |
|
|---|
| Ramai Isu El Nino Godzilla Landa Cilacap, Ini Penjelasan Resmi BMKG |
|
|---|
| Niat Matikan Lampu Rumah, Warga Wanareja Malah Temukan Mayat di Kolam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260307-cilacap-evakuasi-elang-bondol.jpg)