Kamis, 23 April 2026

Kebumen

Bupati Kebumen Buka Pasora Kedungpuji, Bagi Uang Jajan ke Anak

Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Pasar Sore Ramadan (Pasora) di Gombong, Kamis (19/2). Ia turut bagi uang jajan untuk anak-anak.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
ISTIMEWA
BUPATI POTONG PITA: Bupati Kebumen, Lilis Nuryani memotong pita sebagai tanda dibukanya kegiatan Pasar Sore Ramadan (Pasora) ke-16 di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kamis (19/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, membuka Pasar Sore Ramadan (Pasora) ke-16 di Desa Kedungpuji, Gombong, Kamis (19/2/2026).
  • Bupati membagikan uang jajan total Rp 1 juta untuk anak-anak agar langsung dibelanjakan di lapak pedagang lokal.
  • Pasora diinisiasi Takmir Masjid Nurul Falaah sejak 2010 dan kini diikuti 40 pedagang guna meningkatkan ekonomi warga.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi membuka Pasar Sore Ramadan (Pasora) ke-16 yang berlokasi di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, pada Kamis (19/2/2026).

Bupati Lilis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan tahunan ini sebagai ladang ibadah dan amal baik.

Ia sangat mengapresiasi keberlanjutan Pasora yang sudah berjalan sukses hingga belasan tahun tersebut.

Baca juga: Bupati Kebumen Buka Pasar Sore Ramadan, Bagi-bagi Uang Jajan ke Anak-anak

"Mari kita niatkan kegiatan ini sebagai ibadah di bulan suci dan diisi dengan amal baik serta saling berbagi," katanya usai membuka Pasora, Kamis sore.

Bagi Uang Jajan

Dalam kesempatan istimewa itu, Bupati Lilis turut berbagi kebahagiaan dengan memberikan uang jajan dengan total Rp 1 juta kepada anak-anak yang hadir.

Masing-masing anak menerima pecahan uang Rp 10 ribu per orang.

Ia berharap, uang saku tersebut dapat langsung dibelanjakan untuk mendukung perputaran ekonomi para pedagang lokal di area Pasora.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah, Bambang Purwanto, mengatakan bahwa Pasora merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang digelar pihak masjid selama bulan suci Ramadan.

Berdayakan Ekonomi Lokal

Pasora sendiri telah berlangsung sejak tahun 2010 silam dengan tujuan utama sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

Kini, setidaknya ada 40 pedagang yang terdaftar untuk mengisi stan. Mereka nantinya akan berjualan selama bulan Ramadan atau hingga sehari sebelum perayaan Lebaran.

"Ini adalah edisi ke-16. Kami bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kedungpuji untuk memberi ruang bagi warga, baik dari dalam desa maupun luar, agar bisa meningkatkan ekonomi mereka," terangnya. (Ais)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved