Rabu, 22 April 2026

Berita Banyumas

BREAKING NEWS - Mesin Pengering Ompreng SPPG Krajan Banyumas Meledak, 22 Orang Terluka

Beberapa lembar atap seng beterbangan, sementara para pekerja berhamburan keluar dapur dalam kondisi sempoyongan

|
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
OVEN OMPRENG MELEDAK - Situasi di depan SPPG Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/2/2026). Mesin pengering ompreng di dapur SPPG Krajan yang tiba-tiba meledak saat uji coba operasional. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dentuman keras mirip ledakan karbit memecah ketenangan warga Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/2/2026).


Suara itu terdengar hingga radius sekitar satu kilometer. Beberapa lembar atap seng beterbangan, sementara para pekerja berhamburan keluar dapur dalam kondisi sempoyongan.


Sumber suara ternyata berasal dari mesin pengering ompreng di dapur SPPG Krajan yang tiba-tiba meledak saat uji coba operasional. 


Kapolsek Pekuncen, AKP Slamet Husein, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


"Sekilas, alat pengering ompreng diduga terlalu panas lalu meledak. 


Untuk korban jiwa tidak ada, adapun yang dilaporkan luka 22," katanya kepada Tribunbanyumas.com. 


Pihaknya mengatakan sebagian sudah pulang, sementara dua masih pemeriksaan lanjutan.


Ia juga menegaskan informasi kebocoran gas tidak benar. 


Tabung, selang, dan regulator dalam kondisi utuh.


Akibat ledakan, bagian atap ternit jebol dan sejumlah seng rusak terkena serpihan. 

Baca juga: Kisah Pemuda Indonesia Jadi Manajer di Negeri Sakura, Anak Buahnya Warga Jepang


Kerugian material ditaksir mencapai Rp60 juta.


SPPG Krajan sendiri merupakan unit kelima yang akan beroperasi di wilayah Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. 


Dapur ini ditargetkan melayani 1.000 penerima manfaat pada tahap awal, kemudian meningkat menjadi 1.500 orang di tahap kedua untuk dua desa, yakni Krajan dan Kranggan.


Sebelum operasional, pembinaan sudah dilakukan tiga kali. 


Namun insiden ini membuat pengelola harus melakukan evaluasi ulang aspek keselamatan kerja.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved