Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Gelombang Tinggi Memaksa Nelayan Cilacap Libur, Ini yang Mereka Lakukan di Masa Paceklik

Gelombang tinggi dan angin kencang di perairan selatan Jawa membuat nelayan Cilacap libur. Mereka memilih memanfaatkan waktu untuk memperbaiki jaring.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
HASIL TANGKAP MENURUN - Aktivitas jual beli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilacap terlihat sepi, Kamis (5/2/2026). Hasil tangkapan nelayan Cilacap menurun terdampak cuaca ekstrem di perairan laut selatan. 

Ringkasan Berita:
  • Nelayan Cilacap terpaksa libur melaut akibat gelombang tinggi dan angin di perairan selatan Pulau Jawa.
  • Selain membahayakan nelayan, kondisi seperti ini juga membuat hasil tangkapan tak maksimal lantaran ikan di permukaan lebih sedikit.
  • Masa-masa peceklik seperti sekarang mereka manfaatkan untuk memperbaiki kapal dan jaring.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gelombang tinggi dan hembusan angin kencang di perairan laut selatan Jawa membuat nelayan Cilacap terpaksa libur.

Masa-masa paceklik seperti sekarang dimanfaatkan nelayan Cilacap memperbaiki peralatan mencari ikan, semisal kapal dan jaring.

"Sekarang ini, istilahnya memang masa paceklik, jadi banyak nelayan Cilacap yang tidak melaut karena kalau pun berangkat, risikonya besar dan hasilnya juga sulit," kata Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, Parjo Hadi Pranoto, Kamis (5/2/2026).

Menurut Parjo, gelombang tinggi seperti saat ini tak hanya membahayakan nelayan.

Kalaupun mereka melaut, hasil tangkapan belum tentu maksimal.

Baca juga: Waspada! Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Cilacap Hingga Awal Maret

Dia menjelaskan, pola gelombang dan angin yang cenderung tinggi membuat ikan lebih banyak bertahan di lapisan bawah laut dan enggan naik ke permukaan.

Sementara itu, panjang jaring yang dimiliki nelayan terbatas, tak sampai menjangkau lebih dalam.

Hal ini juga dialami beberapa kapal berukuran besar yang saat ini masih terlihat melaut.

"Kalau kapal besar masih ada yang berangkat tapi hasilnya juga tidak seberapa," ujarnya.

Benahi Kapal dan Jaring

Di tengah kondisi tersebut, banyak nelayan memilih memanfaatkan waktu untuk memperbaiki jaring, mesin perahu, hingga bagian kapal yang perlu dibenahi.

Secara tidak langsung, masa tidak melaut ini menjadi waktu istirahat bagi nelayan sambil menunggu cuaca kembali bersahabat.

Parjo berharap, kondisi laut selatan segera membaik agar nelayan bisa kembali melaut dan memperoleh hasil tangkapan yang optimal.

"Mudah-mudahan, cuacanya segera membaik supaya nelayan bisa kembali melaut dan hasilnya juga melimpah," harapnya.

Baca juga: Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Bukan yang Pertama, Tenant Penyewa Tunggu Kejelasan dari Manajemen

Hal senada diungkapkan Said, salah satu nelayan asal Cilacap, yang mengaku memilih tidak melaut karena cuaca yang kurang mendukung.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved