Sabtu, 2 Mei 2026

Kebumen

Resmikan 61 Sekolah, Abdul Mu'ti: Kebumen Dapat Rp 31,8 M

Sempat dikosongkan sejak 2016 karena nyaris roboh, perpustakaan SDN 2 Jatisari Kebumen kini tampil baru. Diresmikan Menteri Abdul Mu'ti.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
Wajah Baru: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti didampingi Bupati Kebumen, Lilis Nuryani meninjau kondisi perpustakaan SDN 2 Jatisari usai diresmikan, Senin (26/1/2026). Perpustakaan ini sebelumnya rusak parah dan dikosongkan sejak 2016. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Wajah pendidikan di SDN 2 Jatisari, Kabupaten Kebumen, kini berubah total.

Gedung perpustakaan yang dulunya memprihatinkan, kini berdiri megah dan siap menjadi pusat literasi siswa.

Perubahan ini dirasakan langsung usai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti meresmikan hasil revitalisasi 61 sarana prasarana (sarpras) sekolah se-Kabupaten Kebumen yang dipusatkan di sekolah tersebut, Senin (26/1/2026).

Baca juga: Pemkab Kebumen Siapkan 3 Bus Eksekutif untuk Mudik Gratis Lebaran 2026, Kapasitas 150 Kursi

Kepala SDN 2 Jatisari, Musiyati tak bisa menyembunyikan rasa harunya.

Ia menceritakan kondisi perpustakaan sekolahnya sebelum direhab. Bangunan itu mengalami kerusakan parah mulai dari atap yang melengkung, plafon nyaris roboh, hingga lantai yang amblas.

Saking bahayanya, ruangan tersebut terpaksa dikosongkan sejak tahun 2016. Rak dan buku-buku pun harus diungsikan ke ruang kelas.

"Anak lebih semangat berkunjung ke perpustakaan," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Menurutnya, revitalisasi ini bukan sekadar membangun fisik gedung, tetapi membangun kembali semangat belajar anak-anak.

Selain perpustakaan, pembangunan juga mencakup fasilitas toilet yang kini didesain ramah disabilitas.

Gelontorkan Rp 31,8 Miliar

Menteri Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi di Kebumen berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan transparan.

Khusus untuk Kabupaten Kebumen, pemerintah pusat menggelontorkan bantuan senilai Rp 31,8 miliar untuk 61 titik sekolah.

"Program ini tidak hanya pembangunan sarpras, tapi juga menyerap tenaga kerja dan meningkatkan ekonomi lokal," jelas Abdul Mu'ti.

Secara nasional, program revitalisasi tahun 2025 menyasar 16.171 satuan pendidikan.

Untuk tahun 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, target tersebut akan ditingkatkan secara signifikan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved