Kebumen
Harga Cuma Rp1.700 per Biji, Pengusaha Sokka Pejagoan Siap Pasok Program Gentengisasi
Pemkab Kebumen libatkan perajin lokal untuk sukseskan program gentengisasi. Pengusaha Sokka nyatakan siap pasok belasan ribu genteng.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Disperindag KUKM Kebumen kumpulkan paguyuban perajin genteng lokal.
- Mereka berdiskusi terkait kemampuan produksi untuk program gentengisasi.
- Perajin nilai kapasitas produksi di Kebumen masih sangat mencukupi.
- Pengusaha asal Pejagoan sanggup produksi 16 ribu biji dalam satu tobong.
- Harga genteng bervariasi, tipe blantong Rp1.700 dan magas Rp1.900 per biji.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen mulai berdiskusi intensif dengan para pengusaha genteng lokal. Langkah ini diambil untuk mematangkan rencana pelaksanaan program gentengisasi di wilayah tersebut.
Kumpulkan perajin lokal
Kepala Disperindag KUKM Kebumen, Haryono Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan perwakilan dari paguyuban pengusaha genteng di Kebumen beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, pihak dinas secara khusus berdiskusi terkait kemampuan produksi para pengusaha apabila nantinya mereka benar-benar dilibatkan dalam menyuplai program gentengisasi dari pemerintah.
"Kita diskusi terkait kemampuan gentengisasi. Prinsip sih dari mereka dihitung-hitung kalau ke depannya Kebumen masih mencukupilah untuk produksi gentengnya," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Senin (27/4/2026).
Tunggu kajian kementerian
Lebih lanjut, Haryono sangat berharap perwakilan dari kementerian terkait bisa datang langsung meninjau ke lapangan untuk mengkaji potensi program gentengisasi di Kebumen ini.
Menurutnya, upaya terpadu untuk mendukung program gentengisasi hingga kini masih terus berproses. Pasalnya, nantinya masih perlu ada diskusi lanjutan dan kesepakatan lebih rinci mengenai volume ketersediaan barang, patokan harga, dan mekanisme distribusi di lapangan.
Kapasitas belasan ribu
Dihubungi secara terpisah, salah seorang pengusaha genteng asal Kecamatan Pejagoan, Suratno, menyambut sangat baik adanya wacana program pemerintah ini. Menurutnya, program tersebut bisa secara langsung menyerap hasil produksi genteng perajin lokal yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi warga.
Genteng Sokka hasil produksinya sementara ini rutin dipasarkan di wilayah lokal Kebumen hingga dikirim ke luar kota seperti Tasikmalaya dan Cilacap.
"Ada satu tobong, kapasitas 15 ribu sampai 16 ribu genteng. Untuk harga genteng blantong harganya Rp1.700 (per genteng), magas Rp1.900," terangnya membeberkan patokan harga. (Ais)
Baca juga: Jadi Peluang, Kampanye Gentengisasi Prabowo Bikin Pengusaha di Kebumen Semringah
| Jembatan Karanganyar Dibuka, Tukang Becak Motor Tak Lagi Sepi Penumpang |
|
|---|
| Ditinggal Kenduren, Warung di Kebumen Kebobolan Maling untuk Ketiga Kalinya |
|
|---|
| Digempur Truk Raksasa, 3 Kilometer Jalan Alternatif Buayan Kebumen Remuk |
|
|---|
| Harlah Ke-92 GP Ansor, PC Kebumen Gelar Istighosah dan Bersih Pantai |
|
|---|
| Jembatan Bambu Ayah Kebumen Ambrol, Ibu dan Anak Terjun ke Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260427-produksi-genteng-kebumen.jpg)