Berita Cilacap
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Cilacap Timur
angin disertai cuaca ekstrem memicu pohon tumbang dan merusak atap rumah warga di beberapa kecamatan
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
Hingga Sabtu siang, petugas masih melakukan pemantauan dan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh dampak bencana tertangani dengan baik.
Baca juga: Detik-detik Banjir Bandang di Sangkanayu Purbalingga, Warga Kaget Sungai Meluap Tengah Malam
Siklon Tropis Luana Picu Angin Kencang
BMKG mencatat peningkatan kecepatan angin di wilayah Cilacap dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir akibat pengaruh tidak langsung Siklon Tropis Luana yang berada di Samudera Hindia.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan kecepatan maksimum angin permukaan di Kota Cilacap tercatat mencapai 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam, sementara di Pos Pengamatan Cuaca Bandara Tunggul Wulung mencapai 32 knot atau sekitar 60 kilometer per jam.
Menurutnya, Siklon Tropis Luana berada di selatan Nusa Tenggara Timur dan bergerak menjauhi Indonesia menuju Australia, namun tetap memberikan dampak berupa peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
“Perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara Belahan Bumi Utara dan Belahan Bumi Selatan memicu aliran angin kencang dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah,” jelas Teguh.
Pihkanya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi dampak angin kencang, seperti pohon tumbang dan kerusakan bangunan, serta terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Angin-kencang-kroya-cilcp.jpg)