Rabu, 8 April 2026

Berita Cilacap

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Cilacap Timur

angin disertai cuaca ekstrem memicu pohon tumbang dan merusak atap rumah warga di beberapa kecamatan

Tribun Banyumas
Evakuasi - Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa bangunan akibat angin kencang, di salah satu wilayah Cilacap, Sabtu (24/1/2026). 

CILACAP - Angin kencang yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu (23-24 Januari 2026) meninggalkan jejak kerusakan di sejumlah wilayah Cilacap bagian timur, khususnya kawasan kerja UPTD BPBD Kroya.


Dalam kurun waktu hampir dua hari itu, angin disertai cuaca ekstrem memicu pohon tumbang dan merusak atap rumah warga di beberapa kecamatan, mulai Kroya, Sampang, Adipala, Binangun hingga Maos.


Kepala UPTD BPBD Kroya, Edi Purwanto, menyebut wilayah paling terdampak berada di Kecamatan Kroya, terutama Desa Gentasari, Kedawung, dan Pekuncen.


“Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga, bahkan ada fasilitas pendidikan yang ikut terdampak,” ujar Edi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).


Di Desa Gentasari, tercatat sedikitnya lima bangunan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai rusak ringan hingga sedang. 


Salah satunya garasi TK Ma’arif NU Al Madina 02 yang dilaporkan ambruk dengan estimasi kerugian mencapai Rp15 juta.


Sementara itu, di Kecamatan Sampang, sebuah rumah warga Desa Brani mengalami kerusakan cukup parah setelah atapnya tertimpa pohon, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.


Tak hanya permukiman, angin kencang juga berdampak pada akses transportasi. 


Di Desa Karangkemiri, Kecamatan Maos, sebuah pohon kelengkeng berdiameter sekitar 30 sentimeter roboh dan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Maos-Cilacap.


“Total kerugian sementara yang berhasil kami data hingga siang hari mencapai sekitar Rp63,5 juta dan masih berpotensi bertambah karena proses pendataan belum sepenuhnya selesai,” jelas Edi.


Meski demikian, Edi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh warga dilaporkan selamat.


Menindaklanjuti kejadian ini, UPTD BPBD Kroya langsung bergerak cepat melakukan asesmen lapangan bersama unsur terkait, mulai dari aparat desa, Polsek, Koramil, hingga relawan kebencanaan.


“Kami bersama masyarakat melakukan evakuasi pohon tumbang agar tidak menimbulkan bahaya lanjutan,” katanya.


Edi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.


“Kami minta warga tidak panik, namun tetap siaga. Jika angin kembali menguat, segera berlindung di bangunan yang kokoh dan menjauhi pohon besar, tiang listrik, maupun baliho,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved