Berita Banyumas
Hilangnya Kardan di Bukit Pekuncen Banyumas Masih Misteri
hingga Jumat (16/1/2026), tanda keberadaan warga lanjut usia yang hidup sebatang kara itu belum juga ditemukan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
Sehari-hari, Pak Kardan mencari kayu bakar.
Kebutuhan makan sering dibantu tetangga, sementara pemerintah desa memfasilitasi administrasi kependudukan, termasuk KTP.
"Kondisinya memiliki keterbatasan.
Pendengarannya berkurang, penglihatannya tidak terlalu baik, dan kemampuan bersosialisasinya sangat terbatas," ujar Subur kepada Tribunbanyumas.com.
Kardan tinggal di gubuk sederhana; warga sempat berinisiatif membangunkan rumah sederhana agar lebih layak.
Listrik pun dialirkan dari rumah tetangga terdekat.
Secara rasional, Subur meragukan informasi yang menyebut Pak Kardan pergi jauh.
Rekaman CCTV menunjukkan pada Jumat sekitar pukul 05.00 WIB ia sempat mengarah ke selatan, namun malam harinya kembali berada di sekitar rumah.
Pada Sabtu siang, ia juga masih terlihat di kebun.
"Selama ini beliau selalu pulang, tidak pernah bermalam di warung atau toko.
Sulit meyakini beliau sengaja pergi," katanya.
Kepastian Pak Kardan tidak pulang baru diketahui Sabtu sore setelah ia pergi ke kebun.
Sementara itu, upaya pencarian resmi terus diperluas.
BASARNAS bersama tim SAR gabungan membagi operasi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU-1 menyisir radius 3 kilometer, SRU-2 radius 3,5 kilometer, dan SRU-3 melakukan pencarian menggunakan UAV thermal (drone) untuk menjangkau titik-titik sulit seperti tebing.
Baca juga: Segini Tarif Ambulans Desa di Banyumas, Bandingkan dengan Rumah Sakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Pencarian-korban-tersesar-di-hutan.jpg)