Cilacap
Penataan Heritage Titik Nol di Cilacap Telan Rp 4 Miliar
Dinas PUPR Cilacap kebut penataan kawasan Heritage Titik Nol senilai Rp4 miliar. Infrastruktur jalan juga digelontor Rp40 miliar.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Dinas PUPR Kabupaten Cilacap mulai mengebut proyek pengembangan kawasan heritage di Titik Nol dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.
- Selain wisata sejarah, Pemkab juga mengalokasikan Rp40 miliar dari DAK dan APBD untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan prioritas.
- Kepala Dinas PUPR, Wahyu Ari Pramono menargetkan pengerjaan fisik di lapangan bisa dimulai satu bulan setelah proses lelang selesai.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tancap gas merealisasikan pembangunan infrastruktur pada awal tahun anggaran 2026.
Salah satu proyek strategis yang kini tengah dikebut adalah pengembangan kawasan heritage di Titik Nol Cilacap.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cilacap, Wahyu Ari Pramono mengungkapkan, proyek penataan kawasan bersejarah tersebut saat ini sudah memasuki tahap lelang.
Baca juga: KEK Cilacap Resmi Dilantik, Bupati Syamsul Tagih Kerja Nyata
Proses pengadaan barang dan jasa sedang berjalan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dengan nilai pagu yang cukup besar.
“Pengembangan kawasan heritage Titik Nol Cilacap saat ini sudah berproses di ULP dengan nilai kurang lebih Rp4 miliar,” kata Wahyu, Rabu (14/1/2026).
Perbaiki Jalan Rusak
Tak hanya fokus pada estetika kota dan wisata sejarah, Dinas PUPR juga memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar.
Program peningkatan kualitas jalan dan jembatan melalui bidang Bina Marga telah disiapkan sebagai bagian dari percepatan pembangunan tahun 2026.
Pada tahap awal ini, Wahyu menyebut anggaran yang disiapkan mencapai puluhan miliar rupiah.
“Anggaran sekitar Rp40 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya.
Dana tersebut akan difokuskan untuk membenahi sejumlah titik prioritas yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Target Fisik Mulai
Mengenai linimasa pengerjaan, Wahyu optimis proyek-proyek tersebut dapat segera berjalan.
Ia menargetkan pekerjaan fisik di lapangan dapat dimulai sekitar satu bulan setelah proses pengadaan barang dan jasa dinyatakan rampung dan mendapat pemenang tender.
Langkah percepatan ini, menurut Wahyu, merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan daerah.
Bupati Cilacap meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat di awal tahun.
“Ini menindaklanjuti arahan Pak Bupati untuk mempercepat pembangunan, terutama infrastruktur yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ray)
| Ramai Isu El Nino Godzilla Landa Cilacap, Ini Penjelasan Resmi BMKG |
|
|---|
| Niat Matikan Lampu Rumah, Warga Wanareja Malah Temukan Mayat di Kolam |
|
|---|
| Damkar Cilacap Evakuasi HP Bocah Terjebak di Rel Jalan Sawo |
|
|---|
| Tiket Mudik dan Sembako Mahal, Inflasi Cilacap Naik Tembus 3,51 Persen |
|
|---|
| Harta Ludes Terbakar, Korban Rita Pasaraya Cilacap Siap Gugat Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260114-Heritage-Cilacap.jpg)