Kebumen
Ternyata Ini Alasannya Terminal Kebumen Tak Terlalu Membludak Meski Puncak Arus Balik
Puncak arus balik Nataru di Terminal Kebumen terjadi hari ini. Meski tak membludak, warga mulai kembali ke perantauan demi mengejar hari kerja besok.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Puncak arus balik di Terminal Kebumen diprediksi terjadi pada Minggu (4/1/2026) karena mayoritas warga harus mulai bekerja pada hari Senin.
- Pengawas Terminal, Baroto, menyebut tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan karena momen Nataru tahun ini berdekatan dengan Lebaran.
- Agen bus mencatat tujuan Jakarta mendominasi pembelian tiket, dengan pergerakan arus balik yang sudah terlihat sejak seminggu lalu.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Suasana liburan yang santai perlahan mulai berganti dengan kesibukan persiapan rutinitas. Hari ini, Minggu (4/1/2026), Terminal Tipe A Kebumen mulai menggeliat.
Ini adalah hari terakhir bagi sebagian besar warga sebelum kembali berjibaku dengan pekerjaan esok hari.
Pantauan di lapangan, ruang tunggu terminal tak lagi sepi.
Baca juga: Renovasi Tahap Dua Digelontor Rp1,6 M, Stadion Candradimuka Kebumen Siap Gelar Pertandingan Agustus
Wajah-wajah penumpang tampak duduk menanti, tas besar dan kardus oleh-oleh setia menemani di samping mereka.
Di sudut lain, loket agen bus menjadi titik tersibuk.
Petugas tak henti-hentinya melayani warga yang hendak membeli tiket atau sekadar menukar jadwal keberangkatan.
Semua punya tujuan yang sama: kembali ke perantauan tepat waktu.
Puncak Arus Balik
Meski aktivitas terlihat meningkat, situasi di Terminal Kebumen terbilang cukup kondusif dan tidak sampai terjadi penumpukan parah. Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Kebumen, Baroto, membenarkan hal ini.
Menurutnya, hari ini memang diprediksi sebagai puncak pergerakan penumpang, namun lonjakannya tidak "menggila" seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada alasan logis di baliknya: jarak antara libur Nataru dan Lebaran tahun ini yang cukup berdekatan membuat banyak perantau memilih menahan diri untuk tidak pulang kampung dulu.
Meski begitu, bus antarkota tetap menjadi primadona.
"Puncak arus balik dimungkinkan hari ini karena besok sudah masuk kerja," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu.
Jakarta Jadi Tujuan
Dari sisi penyedia jasa, geliat penumpang ini sebenarnya sudah tercium sejak pekan lalu. Umi, salah satu agen bus di terminal, sibuk mengatur tiket penumpangnya. Tangannya cekatan melayani pesanan, sementara matanya sesekali mengecek daftar manifes.
Bagi Umi, hari ini adalah klimaks dari musim liburan kali ini. Jakarta masih menjadi magnet utama bagi warga Kebumen yang merantau.
"Ini sampai siang ada 50 an penumpang. Paling banyak ke Jakarta," terangnya.
Demi Masuk Kerja
Cerita di terminal bukan hanya soal tiket dan bus, tapi juga tentang kewajiban. Juli, warga Kecamatan Karangsambung, adalah salah satu dari sekian banyak orang yang harus rela meninggalkan kampung halaman hari ini.
| Harga Cuma Rp1.700 per Biji, Pengusaha Sokka Pejagoan Siap Pasok Program Gentengisasi |
|
|---|
| Jembatan Karanganyar Dibuka, Tukang Becak Motor Tak Lagi Sepi Penumpang |
|
|---|
| Ditinggal Kenduren, Warung di Kebumen Kebobolan Maling untuk Ketiga Kalinya |
|
|---|
| Digempur Truk Raksasa, 3 Kilometer Jalan Alternatif Buayan Kebumen Remuk |
|
|---|
| Harlah Ke-92 GP Ansor, PC Kebumen Gelar Istighosah dan Bersih Pantai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260104-Arus-Balik-Kebumen.jpg)