Berita Cilacap
Peran Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Pengacara PERADI Purwokerto
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buwono menjelaskan pihaknya telah memulai proses penyidikan lanjutan untuk mengungkap peran para pelaku.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Polisi resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan advokat DPC Peradi Purwokerto, Aris Munadi, setelah rangkaian penyidikan yang dilakukan sejak jasad korban ditemukan terkubur di hutan Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Rabu (10/12/2025) dini hari.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buwono menjelaskan pihaknya telah memulai proses penyidikan lanjutan untuk mengungkap peran para pelaku.
“Jadi hari ini kita sudah mulai rangkaian penyidikannya, dan kami akan menyampaikan update penyidikan terkait hilangnya nyawa saudara AM,” kata Kapolresta, Jumat (12/12/2025).
Ia menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan gelar perkara, penyidik resmi menaikkan status dua orang dari saksi menjadi tersangka, yakni S (43) dan J (36).
“Kami sudah melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya, dan ada dua tersangka yaitu inisial S dan J,” ujarnya.
Menurut Kapolresta, peran kedua tersangka berbeda dalam peristiwa pembunuhan tersebut.
“Untuk tersangka berinisial S ini adalah eksekutornya,” tegasnya.
Sementara tersangka berinisial J diduga membantu pelaku utama memindahkan tubuh korban ke dalam mobil.
“Selanjutnya untuk yang inisial J ini membantu tersangka S untuk mengangkat korban ke dalam mobil korban,” jelasnya.
Kapolresta mengungkap, para tersangka telah menyiapkan sejumlah lokasi sebelum dan sesudah eksekusi.
“Ada beberapa tempat yang sudah disiapkan oleh tersangka, ada tujuh lokasi di wilayah Jeruklegi dan Kawunganten,” ungkapnya.
Ia menjelaskan lokasi eksekusi dan lokasi pembuangan jasad berbeda.
“Untuk lokasi eksekusinya ada di Jeruklegi, di suatu area pemakaman, sedangkan tempat membuang jasad korban ada di Kawunganten, yaitu di alas Kubangkangkung,” kata Kapolresta.
Terkait perkembangan penyidikan, pihak kepolisian masih mendalami motif para tersangka melakukan aksi keji tersebut.
“Sekarang sedang kita dalami karena pemeriksaan saksi dilakukan secara maraton untuk menentukan motif dan hal-hal terbaru,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251211-Pemakaman-Aris-Munadi.jpg)