Berita Banyumas
Citra Satelit Perlihatkan Gunung Slamet dalam Kondisi Kritis, Risiko Banjir Bandang
gambar tersebut merupakan citra satelit di lahan bekas proyek eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturraden.
TRIBUNBANYUMAS.COM, Viral video yang beredar di Instagram, memperlihatkan area kecoklatan di sisi utara–barat daya gunung yang kontras dengan hamparan hutan hijau sekitar.
Pembuat konten memperingatkan potensi banjir bandang di Banyumas jika penambangan di kawasan Gunung Slamet tidak dihentikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyumas Widodo Sugiri mengatakan, gambar tersebut merupakan citra satelit di lahan bekas proyek eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturraden.
"Itu lokasi rencana PLTP, kemungkinan citra satelit lama, sebelum tahun 2025. Tapi apapun, kalau mendasari citra satelit itu, kami juga memiliki kekhawatiran yang sama," katanya saat dihubungi, Senin.
Area kritis itu berada di hutan lindung Kecamatan Cilongok, Banyumas. Untuk mencapainya, akses melalui Kaligua, Kabupaten Brebes.
Area coklat itu adalah akses jalan menuju wellpad H dan F yang aliran airnya masuk ke Curug Cipendok.
Sugiri menegaskan, kegiatan eksplorasi PLTP sudah di-stop beberapa tahun lalu.
Pada September, Pemkab meninjau lokasi untuk mengevaluasi program revegetasi.
Hasil pantauan, penanaman pohon sudah dilakukan, tetapi belum optimal.
“Memang pernah ada usaha revegatasi, tapi masih banyak tanaman revegatasi yang mati,” katanya
Sumber: https://regional.kompas.com/read/2025/12/08/165152578/viral-citra-satelit-gunung-slamet-pemkab-banyumas-akui-dampak-eksplorasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Tambang-batu-gunung-slamet.jpg)