Berita Banjarnegara
Pastikan Kualitas Penjamah Makanan, SPPG Banjarnegara Ikuti Bimtek
Kegiatan tersebut diikuti dapur SPPG dari berbagai wilayah Banjarnegara.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Sebagai bentuk untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas penjamah pangan untuk mengolah makanan yang aman, bersih dan bergizi, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarnegara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Surya Yudha Park, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan tersebut diikuti dapur SPPG dari berbagai wilayah Banjarnegara, mulai dari SPPG Banjarnegara Punggelan Danakerta, Punggelan Sidarata 1, Bawang Kebondalem, Bawang Pucang 3, Wanadadi, Kutabanjarnegara 2, Purwareja Klampok, Purwanegara Merden, Mandiraja Kertayasa hingga Purwanegara Karanganyar.
Kepala Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra mengatakan, pihaknya ingin berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap tahap penyediaan pangan makan bergizi gratis (MBG) dapat dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
Baca juga: Terungkap! Sumber Dana Rp140 Triliun untuk MBG, Wamentan Sudaryono: Dari Efisiensi
"Sehingga, bimtek ini hadir sebagai wujud komitmen kami untuk meningkatkan keterampilan penjamah pangan."
"Agar tidak hanya mampu menyiapkan pangan siap saji, tapi sekaligus bergizi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, ia juga berharap adanya sinergi dan kolaborasi antara BGN, dinas terkait dan pemerintah terkait sehingga dalam pelaksanaannya akan semakin kuat, khususnya untuk menjamin mutu dan keamanan pangan di wilayah pelaksanaan progam MBG.
Adapun, beberapa materi yang disampaikan dalam bimtek kali ini ialah terkait kebijakan pangan siap saji, higienitas perorangan, cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan, pembersihan dan sanitasi peralatan, pemeliharaan lingkungan kerja serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit serta tahapan produksi pangan siap saji.
Baca juga: Video 160 Juru Masak Ikuti Sertifikasi Kompetensi Program MBG
Beberapa narasumber yang ahli pun didatangkan dalam kegiatan ini, mereka ialah dr. Deasy Fatimah Melati, Falih Herwin W, S.Tr.Gz dari Dinkes Banjarnegara dan Siti Hartati, SKM, M.Ling dari Dinkes Banjarnegara.
Reza melanjutkan, selain materi tersebut ada beberapa prinsip yang harus diterapkan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan.
Beberapa diantaranya ialah menjaga kebersihan diri, peralatan dan lingkungan, memisahkan bahan pangan mentah dan matang, memastikan proses memasak dengan suhu yang cukup, dan menyimpan bahan dan produk pangan pada tempat yang bersih, serta menggunakan air yang bersih dan bahan baku yang aman dari cemaran.
Pihaknya yakin, dengan penerapan yang tepat dan sesuai alur, penyajian MBG kedepannya akan lebih baik dan mampu memberikan banyak manfaat termasuk kecukupan gizi bagi para penerima manfaat. (*)
Baca juga: Juru Masak MBG Kini Wajib Kantongi Sertifikat, Ratusan Orang Diuji di Purwokerto
| Inovasi Singkong Banjarnegara Disulap Jadi Gula Cair, Lebih Manis dari Gula Biasa |
|
|---|
| Pemandangan Mengerikan Badai Hancurkan Puluhan Rumah di Jatilawang Banjarnegara |
|
|---|
| Mencekam, Cuaca Cerah Berubah Angin Puting Beliung Rusak 20 Rumah di Banjarnegara |
|
|---|
| Ada Program Desa Binaan, Ruang Integrasi Sosial Warga Binaan Rutan Banjarnegara |
|
|---|
| Teror Bom Molotov di Banjarnegara: Mobil Kades Hoho Alkaf Dibakar,Polisi Gandeng Labfor Polda Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/31102025-bimtek-mbg-untuk-sppg-di-banjarnegara-di-surya-yudha-hotel.jpg)