Berita Cilacap
Nelayan Waspada, BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng
Cuaca di Kabupaten Cilacap pada Rabu (17/9/2025) terpantau berawan hingga hujan sedang.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Cuaca di Kabupaten Cilacap pada Rabu (17/9/2025) terpantau berawan hingga hujan sedang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, kondisi cuaca sepanjang hari bervariasi dari hujan ringan hingga sedang dengan suhu udara berkisar 26-33 derajat Celcius.
Arah angin dominan bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10-20 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Cilacap diperkirakan mencapai 0,5-2,5 meter.
Kelembaban udara tercatat antara 50-85 persen, dengan pasang surut laut minimum terjadi pukul 10.00-12.00 WIB dan maksimum pada pukul 16.00-19.00 WIB.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah, termasuk Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
Baca juga: Kenapa Investor Ogah ke Blora? Pemkab Sebut Hanya Soal Waktu
"Gelombang laut di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter pada periode 17-20 September 2025, perlu diwaspadai untuk masyarakat yang beraktivitas di laut," kata Budi.
Selain itu, angin di laut selatan umumnya bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 4-20 knot.
Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan aktivitas pelayaran, agar lebih waspada terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.
Adapun laporan cuaca dari UPTD BPBD menunjukkan kondisi bervariasi, di antaranya cerah berawan di Kroya dan Majenang, berawan di Sidareja, serta hujan sedang di wilayah Cilacap kota.
BPBD memastikan hingga siang ini belum ada laporan kejadian bencana baru akibat kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Cilacap. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/mendung-cilacap.jpg)