Rabu, 29 April 2026

Kebumen Berdaya

Forkopimda Kebumen Gelar Ngopi Bareng Ojol, Pemuda dan Akademisi Pasca Demo di DPRD

Dia menuturkan bahwa rata-rata peserta aksi berada di bawah pengaruh minuman keras.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Pemkab Kebumen
acara “Ngopi Bareng” di Ruang Aroengbinang kompleks Pendopo Kabumian, Senin 1 September 2025 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Forkopimda Kebumen memberikan perhatian khusus pasca adanya aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Gedung DPRD beberapa waktu lalu.

Ada 98 peserta aksi yang diamankan kepolisian pasca kejadian itu. Dalam rangka menyatukan visi dan menolak segala bentuk aksi anarkis, unsur Forkopimda Kebumen duduk bersama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, akademisi, dan komunitas ojek online dalam acara Ngopi Bareng di Ruang Aroengbinang kompleks Pendopo Kabumian, Senin (1/9/2025).

Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith, mengungkapkan bahwa sebagian besar dari 98 peserta yang diamankan adalah remaja, bahkan ada yang masih duduk di bangku SMP.

"Mereka mengaku hanya ikut-ikutan diajak teman," kata Kapolres Kebumen.

Setelah didalami, Forkopimda sepakat untuk mengembalikan para pelajar tersebut kepada orang tua masing-masing.

Fakta lain diungkapkan oleh Dandim 0709 Kebumen, Letkol Arm Purba Sudibyo. Dia menuturkan bahwa rata-rata peserta aksi berada di bawah pengaruh minuman keras.

"Saat ada yang bawa dua botol, saya inisiatif minta. Saya kira isinya air mineral semua. Ternyata satu botolnya berisi minuman keras," ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kebumen, Saman Halim Nurrohman menyayangkan aksi anarkis tersebut. Pihaknya tetap terbuka untuk menerima kritik dan saran pasca aksi beberapa hari lalu. Akan tetapi dia menilai aksi yang terjadi waktu itu tidak jelas tujuannya.

"Mereka tidak menyampaikan aspirasi atau membawa sebuah mandat. Padahal kami sudah siapkan tempat di dalam untuk diskusi atau audiensi," jelasnya.

Senada Korwil Badan Intelijen Negara (BIN) Kebumen, Andy mengingatkan bahwa aksi demonstrasi rentan disusupi oknum yang sengaja memprovokasi.

"Kami mencermati peran kelompok anarko yang menggeser tujuan aksi dari penyampaian aspirasi menjadi perusakan fasilitas umum," ungkapnya.

Di kesempatan ini, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda yang telah menjaga keamanan dan stabilitas daerah. Menurutnya peran orang tua dan masyarakat penting dalam menjaga generasi muda.

"Saya benar-benar merasa menjadi sosok ibu, karena dijaga oleh Forkopimda, Sekda, dan pimpinan OPD. Sekali lagi terimakasih," ucapnya.

Baca juga: Akun Sahroni Berdikari Tuding PWI-LS Pelaku Penjarahan dan Dibayar, Ternyata Palsu

Edukasi Kebangsaan

Di sisi lain, Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah menyoroti beberapa hal penting yang perlu dilakukan ke depan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved