TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Museum BRI Purwokerto tenga membangun ulang gedung museumnya.
Pembangunannya dimulai sejak dilakukan Groundbreaking pada saat HUT ke-128 BRI.
Kesan tua, kurang terawat semakin sirna karena Museum BRI yang terletak di Jalan RA Wiryaatmaja menjadi lebih modern.
Baca juga: Rahasia di Balik Kebaya Kartini di Bedah di Museum RA Kartini Jepara Hari Ini
Sejarah perkembangan kota tidak dapat lepas arti aspek arsitek bangunan dan tata letak perkotaan.
Rasanya itu yang akan dipertahankan dan arsitektur Museum BRI Purwokerto.
lalu.
Museum BRI Purwokerto dibangun ulang dengan total memiliki 5 lantai dan basement dengan konsep Green Building.
Museum BRI juga direncakan akan mengusung konsep teknologi digital dan mempergunakan peralatan canggih, seperti menggunakan teknologi Virtual Reality (VR).
Baca juga: Museum Kungfu Pertama di Indonesia Ada di Wonosobo, Wujud Kecintaan Shifu Odi
Sejumlah koleksi museum juga akan digambarkan secara 4D agar memberikan pengalaman berbeds bagi pengunjung.
Akan terdapat cafe yang berada di rooftop lantai 5 dari Museum.
Keberadaan Museum BRI di Purwokerto memang sangat penting.
Karena cikal bakal terbentuknya BRI adalah di Purwokerto.
Seorang warga Purwokerto, Sean Rizky (27) mengatakan, museum identik dengan kesan tua.
"Saya kira berwisata ke museum itu kesannya emang tua, dan kurang menari."
"Tapi akan lebih bagus kalau kesan itu diubah, jadi lebih bisa menarik Gen Z yang kalau bisa ada tempat tongkrongan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (26/4/2025).
Baca juga: Museum Glagah Wangi, Jejak Peradaban Kuno di Bekas Gudang Opium Demak yang Tak Diminati
BRI dan RA Wiryaatmadja
Ahli sejarah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof Sugeng Priyadi mengutarakan, sosok Patih asal Purwokerto yaitu RA Wiryaatmadja tokoh dari Bank Rakyat Indonesia.
Baca tanpa iklan