Ada puluhan produk UMKM khas Kecamatan Patimuan yang dijajakan, di antaranya sistik bayam, saleh pisang, rempeyek, brownis, juga aneka kue kering.
"Ini semua produk buatan ibu-ibu di Kecamatan Patimuan. Insyaallah, selama Ramadan, setiap sore, kami buka di sini sampai nanti H-2 Lebaran," ungkap Wiwin.
Baca juga: Peringatan bagi Pejabat di Pemkab Cilacap, Dilarang Minta dan Terima Parsel Lebaran 2023
Wiwin menambahkan, mereka sengaja membuka lapak di kawasan tugu batas pronvinsi itu karena selalu ramai dikunjungi warga untuk ngabuburit.
"Di sini ramai terus, apalagi kalau semakin sore, semakin ramai, jadi kami memang sengaja berjualan di sini," katanya.
Anda yang ingin mendapatkan suasana beda dengan akulturasi tanah Sunda saat ngabuburit, bisa datang ke tugu batas provinsi ini.
Jajanan yang dijual pun ramah di kantong. (*)
Baca juga: Jadwal One Way Mudik Lebaran 2023: Arus Mudik dan Arus Balik, dari Cikampek-Gerbang Tol Kalikangkung
Baca juga: Kepala OPD Terpaksa Sahur di Mapolres Kepulauan Meranti, Diperiksa Terkait OTT KPK Bupati Meranti