TRIBUNBANYUMAS.COM- Tingkat pH asam lambung yang naik turun sering membuat kita tidak nyaman untuk menjalani aktivitas sehari-hari, jika tidak segera diobati akan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.
Lalu bagaimana cara menangani asam lambung yang tiba-tiba naik atau turun?
Asam lambung merupakan cairan encer serta tidak memiliki warna yang diproduksi oleh lapisan perut.
Cairan asam tersebut mempunyai kegunaan untuk memecah makanan agar dalam proses pencernaan menjadi lebih mudah, dan membantu kinerja pencernaan dalam menghancurkan makanan.
Baca juga: Ternyata Asam Lambung Berguna Bagi Pencernaan, Berikut Ulasannya
Baca juga: Wajib Tahu, Inilah Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik
Baca juga: Rambutan, Amankah Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung?
Selain itu cairan asam juga membantu tubuh untuk lebih mudah menyerap nutrisi saat makanan bergerak melalui saluran pencernaan.
Namun adapula masalah dalam tubuh yang menyebabkan cairan asam lambung dengan tingkat keasaman rendah dan bisa menyebabkan penyakit kronis atau kompilasi, berikut faktanya:
1. Berapa kadar asam yang normal?
Fungsi adanya cairan asam lambung dalam tubuh adalah memecah makanan yang dikonsumsi menjadi partikel yang lebih mudah dicerna dan bertindak untuk melawan mikroba yang bisa menimbulkan penyakit.
Tingkat keasaman cairan asam lambung dapat diukur pada skala ph.
Skala ini berkisar dari 0 – 14, semakin rendah pH, maka semakin kuat tingkat cairan asam lambung.
Asam lambung yang memiliki pH antara 1 dan 2 yang berarti cukup asam.
Asam lambung, yang normal memiliki keseimbangan pH hanya satu atau dua titik lebih tinggi.
2. Bagaimana jika mengalami asam lambung rendah?
Normal jika kadar asam lambung seseorang mengalami naik-turun sepanjang waktu.
Pada situasi tertentu, seperti stres atau sedang dalam pengobatan bisa menyebabkan asam lambung rendah.
Baca tanpa iklan