Kamis, 23 April 2026

Seputar Polri

Kompol Maria Widowati Aktif Jadi Dosen dan Petugas Haji di Tengah Tugas Kepolisian

Wadir Tahti Polda Jateng, aktif sebagai dosen, penceramah, dan petugas haji di tengah tugas kepolisian.

Editor: Content Writer
IST
POLISI HUMANIS - Kompol Maria Widowati, Wadir Tahti Polda Jateng, aktif sebagai dosen, penceramah, dan petugas haji di tengah tugas kepolisian. 

TRIBUNBANYUMAS.COM – Wadir Tahti Polda Jawa Tengah, Kompol Dr. Hj. Maria Widowati, S.H., M.H., menjalankan sejumlah peran di luar tugas kepolisian. Selain sebagai perwira Polri, ia juga aktif sebagai dosen, penceramah, serta petugas pendamping jemaah haji.

Hal tersebut disampaikan Maria saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Kamis (11/12/2025). Ia mengungkapkan telah mengabdi di institusi Polri selama 35 tahun, dengan 15 tahun di antaranya bertugas di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Pengalaman di Propam membentuk integritas dan komitmen saya dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ujarnya.

Maria diketahui memeluk agama Islam pada 2004. Sejak saat itu, ia aktif mempelajari ajaran Islam dan telah menunaikan ibadah umrah pada 2019 serta ibadah haji pada 2023. Sejak 2023, ia dipercaya menjadi pembimbing ibadah haji asal Jawa Tengah.

Pada musim haji tahun ini, Maria bertugas sebagai petugas linjam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) hasil kerja sama Kementerian Agama dan Polda Jawa Tengah.

“Tugas ini merupakan amanah besar karena tidak semua orang mendapat kesempatan melayani jemaah haji di Tanah Suci,” kata Maria.

Dalam pelaksanaan ibadah haji, Maria tidak hanya bertugas dalam aspek pengamanan, tetapi juga membantu jemaah yang tersesat serta mendampingi jemaah lanjut usia. Di luar musim haji, ia aktif mengisi ceramah di majelis taklim dan pondok pesantren dengan berbagai materi, mulai dari keamanan penyelenggaraan haji hingga pembinaan generasi muda.

Baca juga: Polda Jateng Ungkap Barang Bukti dan Alasan Tangkap Aktivis AMPB Pati

Sebagai Wadir Tahti, Maria juga memberikan pembinaan rohani kepada tahanan perempuan di lingkungan Polda Jawa Tengah.

“Pembinaan ini diharapkan dapat membantu mereka memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Di bidang akademik, Maria telah menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag). Sejak November 2025, ia tercatat sebagai dosen penguji program magister di Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Menurut Maria, aktivitas akademik tersebut dijalaninya dengan pengaturan waktu yang ketat agar tetap seimbang dengan tugas kedinasan.

Atas kiprahnya, Maria menerima penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025 dari Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB) pada 24 Oktober 2025. Ia menjadi satu dari 14 tokoh penerima penghargaan atas kontribusi di bidang pembangunan dan pengabdian sosial.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengapresiasi peran Maria yang dinilai mencerminkan semangat Polri Presisi.

“Beliau menjadi contoh anggota Polri yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta aktif berkontribusi di berbagai bidang,” kata Artanto.

Maria berharap kehadiran Polri dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pendidikan dan pembinaan sosial.

Baca juga: Bareskrim Polri Turun Gunung, Ikut Awasi Penanganan Kasus Kematian Dosen Untag Semarang

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved