Minggu, 26 April 2026

Kebakaran di Blora

Usut Kebakaran Maut Sumur Minyak Blora, Polisi Maraton Periksa 12 Saksi, Pengebor dan Pemilik Lahan

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan, 12 saksi yang diperiksa terdiri dari warga sekitar, para pekerja pengebor, hingga pemilik lahan.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
IQBAL
KAPOLRES BLORA BICARA: Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, saat memberikan keterangan terkait progres penyelidikan kebakaran sumur minyak di Blora, Rabu (20/8/2025). Ia menyatakan, pihaknya telah memeriksa 12 saksi, termasuk para pengebor dan pemilik lahan, untuk mengusut tuntas tragedi ini. (TRIBUNJATENG/IQBAL) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Polres Blora terus melakukan penyelidikan maraton untuk mengusut penyebab tragedi kebakaran sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan, hingga Rabu (20/8/2025), pihaknya telah meminta keterangan dari 12 orang saksi.

"Saksi yang sudah kami mintai keterangan ada 12 orang. Terdiri dari masyarakat, terus dari pengebor juga sudah, dari yang memiliki lahan juga sudah kita minta keterangan semua," jelas Kapolres Wawan di lokasi kejadian, Rabu.

Baca juga: Usut Penyebab Kebakaran Maut Sumur Minyak Blora, Tim Labfor Polda Jateng Turun Tangan

Api Belum Padam, 750 Warga Masih Mengungsi 

Sementara itu, api dari sumur minyak yang berkobar sejak Minggu (17/8/2025) siang, dilaporkan masih belum berhasil dipadamkan hingga hari keempat.

Tim gabungan masih terus berupaya melakukan pemadaman di lokasi.

Dampak dari bencana ini, jumlah pengungsi tercatat mencapai 300 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 750 jiwa.

Mereka tersebar di beberapa titik aman, termasuk di tenda pengungsian yang didirikan di balai desa.

lihat fotoAPI MASIH BERKOBAR: Dua orang petugas dari Pertamina saat meninjau lokasi kebakaran sumur minyak di Desa Gandu, Bogorejo, Blora, Rabu (20/8/2025). Hingga hari keempat, api dari sumur minyak ilegal tersebut masih belum berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. (TRIBUNJATENG/IQBAL)
API MASIH BERKOBAR: Dua orang petugas dari Pertamina saat meninjau lokasi kebakaran sumur minyak di Desa Gandu, Bogorejo, Blora, Rabu (20/8/2025). Hingga hari keempat, api dari sumur minyak ilegal tersebut masih belum berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. (TRIBUNJATENG/IQBAL)

Penyelidikan Maraton Satreskrim 

AKBP Wawan menegaskan, tim penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora saat ini bekerja maraton untuk mengungkap tuntas kasus yang telah menewaskan tiga orang ini.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng, yang akan turun melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkan.

"Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Blora masih melakukan penyelidikan. Hasil pastinya akan kami kabarkan lebih lanjut," jelasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved