HUT RI
Meriah, Anak Layangan Hingga Luffy One Piece Ikut Upacara HUT RI di Kandri Semarang
Upacara HUT RI di Kandri, Kota Semarang, diikuti warga memakai kostum uni, mulai dari anak layangan hingga Luffy One Piece.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Wahid, warga Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, tampil mencolok saat upacara HUT RI di wilayahnya, Minggu (17/8/2025).
Di tengah berisan warga yang memakai pakaian adat Jawa, Wahid memilih tampil lebih kasual.
Wahid memakai baju merah yang tak dikancingkan, celana pendek selutut, topi jerami kuning, serta selempang kain menyerupai kostum tokoh utama anime One Piece, Monkey D Luffy.
Wahid mengaku, penampilannya bukan sekadar hiburan atau gaya-gayaan tetapi mengandung pesan simbolik yang ingin dia sampaikan.
"Saya memang nonton animasi ini (One Piece). Saya mengikuti dan Luffy itu ekspresi dari orang yang pengin keadilan, pengin kejujuran itu dijunjung setinggi-tingginya," kata Wahid di Lapangan RW 01 Kandri.
Baca juga: Pernah Gabung Jamaah Islamiyah, Khairullah Kini Bangun Benteng NKIR Lewat Pesantren di Semarang
Ia menegaskan, kostum yang ia kenakan merupakan bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilainya masih kerap merugikan rakyat kecil.
"Iya, ini sebagai simbol perlawanan. Karena sekarang, masih banyak kebijakan-kebijakan yang kontroversi, yang merugikan rakyat," ujarnya.
Salah satu kebijakan yang paling disoroti Wahid adalah soal pajak.
Menurutnya, masyarakat desa sering kali kaget ketika tiba-tiba ada kenaikan pajak tanpa sosialisasi yang jelas.
"Ya, terutama yang lagi viral ini pajak. Di tempat saya juga kemarin ujug-ujug naik."
"Kita nggak tahu maksudnya apa."
"Warga desa kan kurang mudeng, makanya masyarakat sekarang hraus banyak belajar biar tidak dibodohi," ungkapnya.
Meski menyampaikan kritik, Wahid tetap menaruh harapan besar bagi bangsa di momen Kemerdekaan RI ini.
"Semoga, semua rakyat Indonesia tetap bersatu, jangan gampang terprovokasi."
"Dan terutama, semoga, para pemimpin kita sadar, jangan takut sama KPK, takutlah sama Tuhan," tambahnya.
Baca juga: Cerita Anggota Paskibra Banyumas Jalankan Tugas di HUT RI: Harus Senyum meski Deg-degan
| 111 Regu Meriahkan Pawai Kebangsaan di Purbalingga, Warga Tumpah Ruah di Bawah Terik Matahari |
|
|---|
| Naga Raksasa 'Mengamuk' di Jalanan Cilacap, Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Karnaval |
|
|---|
| Ribuan Warga Serbu Malam Tasyakuran HUT RI di Batang, 3.000 Porsi Makanan Gratis Ludes |
|
|---|
| Kolaborasi KAI Daop 5 dan Komunitas Pecinta Kereta Api, Empat Lokomotif 'Didandani' Merah Putih |
|
|---|
| Cerita Nimas Ayu Pembawa Baki Paskibraka Banyumas: Jantung Berdebar Kencang, tapi Wajib Senyum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/17082025-warga-kandri-semarang-pakai-kostum-unik-one-piece-di-hut-ri.jpg)