Selasa, 28 April 2026

Berita Jateng

Pengakuan Sopir Kontainer Pemicu Laka Beruntun di Tol Semarang

Kecelakaan 6 kendaraan di Tol Semarang diduga akibat truk tronton mengalami rem blong di jalan turunan.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
DOKUMENTASI PRIBADI WARGA
KONDISI TRUK RINGSEK - Kondisi kabin truk kontainer ringsek parah setelah memicu kecelakaan beruntun di Tol Semarang, Jumat (8/8/2025) malam, yang melibatkan enam kendaraan. Kecelakaan ini terjadi setelah sopir truk memberikan pengakuan bahwa kendaraannya mengalami rem blong, yang kemudian menabrak lima kendaraan di depannya secara beruntun. 

Bagian kepala atau kabin dari truk tersebut ringsek hingga nyaris tidak berbentuk lagi.

Kaca depannya pecah dan hancur berkeping-keping.

Besi-besi sasisnya meliuk dan menancap ke pembatas jalan tol atau guardrail.

Melihat tingkat kehancuran ini, menjadi sebuah keajaiban tersendiri bahwa sang sopir bisa selamat.

Rian Ramadani (24), sopir truk boks, menjadi salah satu korban dalam kecelakaan beruntun ini.

Ia menceritakan kembali momen saat kecelakaan itu terjadi dari sudut pandangnya.

“Awalnya saya enggak tahu, tiba-tiba ada suara keras," kata Rian.

"Truk saya langsung nyundul yang depan,” lanjutnya.

Ia mengaku bahwa saat itu ia sedang melaju dengan pelan di jalan yang menurun.

“Langsung lihat ke belakang, ternyata sudah kecelakaan beruntun. Ada yang ringsek,” ucapnya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, mengonfirmasi kejadian ini.

Ia menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya satu mengalami luka di bagian kaki, dan dua lainnya luka ringan," jelasnya.

Mengenai pengakuan dari sopir kontainer, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan.

“Belum bisa disimpulkan. Kami masih kumpulkan fakta lapangan dan keterangan para pihak untuk mengetahui penyebabnya,” pungkas Yunaldi.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved